Suara.com - Park Ji-sung pernah membuat Pirlo kewalahan saat pertemuan antara Manchester United dengan AC Milan di babak 16 besar Liga Champions 2009/2010.
Manchester United bertemu dengan AC Milan dalam babak 16 besar Liga Champions 2009/2010. Pada pertemuan itu, Setan Merah tampil ganas menyingkirkan AC Milan dengan total agregat 7-2.
Pada leg pertama yang digelar di San Siro, Manchester United berhasil menang 3-2 dari tim tuan rumah. Lanjut leg kedua, The Red Devils tak terbendung. Masih dilatih Sir Alex Ferguson, Manchester United menghajar AC Milan dengan skor 4-0.
Keberhasilan Manchester United menyingkirkan AC Milan tak lepas dari peran apik yang dipertontonkan legenda sepak bola Korea Selatan, Park Ji-sung. Sebab, Park berhasil mematikan Pirlo yang menjadi otak serangan Rossoneri.
Melihat lagi tayangan ulang pertandingan antara Manchester United melawan AC Milan, Park selalu berlari menjaga Pirlo. Hal itu tidak mengherankan karena Wayne Rooney mengatakan bahwa Park mendapatkan tugas khusus dari Ferguson untuk terus mengikuti Pirlo di pertandingan itu.
"Tugas Anda hari ini bukan menyentuh bola, bukan juga membuat operan. Tapi tugas Anda adalah Pirlo, itu saja," ucap Rooney menirukan penjelasan Ferguson, seperti dikutip dari Sportbible pada Kamis (19/11/2020).
Nyatanya, Pirlo sendiri tidak leluasa saat bermain ketika dijaga oleh Park. Bahkan Pirlo sempat membahas tentang momen tersebut di dalam buku otobiografinya. Menariknya, Pirlo melabeli Park Ji-sung layaknya anjing penjaga.
"Mereka telah memprogramnya (Park) untuk menghentikan saya. Pengabdiannya pada tugas itu hampir menyentuh. Meski dia pemain terkenal, dia setuju untuk digunakan sebagai anjing penjaga," pernyataan Pirlo dari bukunya.
Sayangnya, Manchester United kala itu gagal menjadi juara Liga Champions. Pasalnya, setelah mengalahkan AC Milan, Manchester United tersingkir di babak perempatfinal dari Bayern Munich.
Baca Juga: Blak-blakan Victoria Beckham soal Alat Vital Suaminya
Berita Terkait
-
Hansi Flick Optimistis Barcelona Bisa Comeback Lawan Atletico Madrid
-
Arne Slot Andalkan Magis Anfield untuk Comeback Lawan PSG
-
Alasan Mohamed Salah Dicadangkan Saat Arne Slot Pilih Taktik Bertahan Lawan PSG
-
Simeone Tertawa, Flick Mengamuk: Drama VAR Panaskan Duel Atletico vs Barcelona
-
Barcelona Dipermalukan Atletico, Hansi Flick Semprot Wasit: Buat Apa Ada VAR!
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Juventus Optimis Bisa Gaet Alisson Becker dari Liverpool
-
Digelontor 3 Gol Lawan Bhayangkara FC, Mauricio Souza Parkir Cyrus Margono?
-
Dikritik Pengamat Tak Bisa Main, Pelatih Brasil Pasang Badan untuk Shayne Pattynama
-
Kalahkan Vietnam 3-2, Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF Futsal 2026
-
Marc Klok Kirim Psywar Jelang Persib Bandung Lawan Bali United, Apa Itu?
-
Bernardo Tavares: Tekanan Ada di Persija, Mereka 3 Kali Tanpa Kemenangan
-
Lolos ke Final AFF 2026, Timnas Futsal Indonesia Ukir Rekor 4 Kali Beruntun
-
LaLiga Buka Peluang Main di Maroko, Javier Tebas: Mengapa Tidak?