Bola / Liga Inggris
Selasa, 26 Mei 2026 | 09:49 WIB
Bruno Fernandes resmi pecahkan rekor 21 assist dalam satu musim Liga Inggris usai bantu Manchester United menang 3-0 atas Brighton. [Dok. IG Bruno Fernandes]
Baca 10 detik
  • Bruno Fernandes memecahkan rekor assist Liga Inggris dengan 21 umpan gol saat Manchester United mengalahkan Brighton.
  • Roy Keane mengkritik Fernandes karena dianggap lebih mengutamakan statistik pribadi dibandingkan kepentingan tim dalam sebuah siniar.
  • Fernandes membantah tudingan Keane tersebut dan berupaya menghubungi sang legenda untuk menyelesaikan perselisihan secara langsung.

Suara.com - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, secara terbuka menuding legenda klub, Roy Keane, telah menyebarkan “kebohongan” terkait ambisinya memecahkan rekor assist Liga Inggris.

Ketegangan ini mencuat tepat setelah Fernandes resmi menobatkan diri sebagai raja assist baru Premier League dengan torehan 21 umpan gol dalam satu musim usai membawa Manchester United menang 3-0 atas Brighton.

Pencapaian fenomenal pemain berusia 31 tahun tersebut melampaui rekor legendaris milik Thierry Henry dan Kevin De Bruyne yang sebelumnya sama-sama mencatatkan 20 assist.

Namun, kesuksesan bersejarah itu justru mendapat kritik tajam dari Roy Keane yang menilai Fernandes lebih mementingkan pencapaian pribadi dibanding kepentingan tim.

Keane melontarkan kritik tersebut dalam siniar The Overlap dengan menyebut tindakan Fernandes di lapangan seperti pertunjukan individu.

“Setelah pertandingan [melawan Forest], dia diwawancarai dan berkata: ‘Beberapa kali, saya mungkin seharusnya menembak, tetapi saya memberikan operan itu,’” ujar Keane dikutip dari ESPN.

Mantan kapten Manchester United itu mempertanyakan pola pikir Fernandes yang dianggap terlalu fokus mengejar statistik individu.

“Bagaimana bisa pola pikir Anda sebagai pesepak bola saat memasuki pertandingan adalah tentang rekor individu? Dia tidak akan memenangkan trofi dengan pola pikir seperti itu,” tegas Keane.

Bruno Fernandes Bantah dan Tuding Roy Keane Berbohong

Baca Juga: Tottenham Dipastikan Selamat dari Degradasi, Bertahan di Premier League

Rupanya, kritik Keane diduga berasal dari interpretasi keliru terhadap komentar Fernandes seusai laga melawan Nottingham Forest.

Komentar asli Fernandes sebenarnya berbunyi: “Mungkin ada momen hari ini ketika saya seharusnya mengoper alih-alih menembak.”

Fernandes merasa Roy Keane telah memutarbalikkan fakta dan memasukkan ucapan yang tidak pernah ia lontarkan.

“Seperti yang selalu saya katakan, saya tidak keberatan dengan kritik,” ujar Fernandes dalam siniar The Diary of a CEO.

“Saya selalu menerima kritik dari siapa pun dan tidak pernah membalas,” lanjutnya.

Namun, kali ini Fernandes merasa perlu meluruskan situasi karena tudingan Keane dinilai sudah melewati batas.

Load More