- Bruno Fernandes memecahkan rekor assist Liga Inggris dengan 21 umpan gol saat Manchester United mengalahkan Brighton.
- Roy Keane mengkritik Fernandes karena dianggap lebih mengutamakan statistik pribadi dibandingkan kepentingan tim dalam sebuah siniar.
- Fernandes membantah tudingan Keane tersebut dan berupaya menghubungi sang legenda untuk menyelesaikan perselisihan secara langsung.
Suara.com - Kapten Manchester United, Bruno Fernandes, secara terbuka menuding legenda klub, Roy Keane, telah menyebarkan “kebohongan” terkait ambisinya memecahkan rekor assist Liga Inggris.
Ketegangan ini mencuat tepat setelah Fernandes resmi menobatkan diri sebagai raja assist baru Premier League dengan torehan 21 umpan gol dalam satu musim usai membawa Manchester United menang 3-0 atas Brighton.
Pencapaian fenomenal pemain berusia 31 tahun tersebut melampaui rekor legendaris milik Thierry Henry dan Kevin De Bruyne yang sebelumnya sama-sama mencatatkan 20 assist.
Namun, kesuksesan bersejarah itu justru mendapat kritik tajam dari Roy Keane yang menilai Fernandes lebih mementingkan pencapaian pribadi dibanding kepentingan tim.
Keane melontarkan kritik tersebut dalam siniar The Overlap dengan menyebut tindakan Fernandes di lapangan seperti pertunjukan individu.
“Setelah pertandingan [melawan Forest], dia diwawancarai dan berkata: ‘Beberapa kali, saya mungkin seharusnya menembak, tetapi saya memberikan operan itu,’” ujar Keane dikutip dari ESPN.
Mantan kapten Manchester United itu mempertanyakan pola pikir Fernandes yang dianggap terlalu fokus mengejar statistik individu.
“Bagaimana bisa pola pikir Anda sebagai pesepak bola saat memasuki pertandingan adalah tentang rekor individu? Dia tidak akan memenangkan trofi dengan pola pikir seperti itu,” tegas Keane.
Bruno Fernandes Bantah dan Tuding Roy Keane Berbohong
Baca Juga: Tottenham Dipastikan Selamat dari Degradasi, Bertahan di Premier League
Rupanya, kritik Keane diduga berasal dari interpretasi keliru terhadap komentar Fernandes seusai laga melawan Nottingham Forest.
Komentar asli Fernandes sebenarnya berbunyi: “Mungkin ada momen hari ini ketika saya seharusnya mengoper alih-alih menembak.”
Fernandes merasa Roy Keane telah memutarbalikkan fakta dan memasukkan ucapan yang tidak pernah ia lontarkan.
“Seperti yang selalu saya katakan, saya tidak keberatan dengan kritik,” ujar Fernandes dalam siniar The Diary of a CEO.
“Saya selalu menerima kritik dari siapa pun dan tidak pernah membalas,” lanjutnya.
Namun, kali ini Fernandes merasa perlu meluruskan situasi karena tudingan Keane dinilai sudah melewati batas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Skenario Tanpa Jay Idzes: 3 Nama Bisa Gantikan Sang Kapten di Lini Belakang Timnas Indonesia
-
Julian Alvarez Ingin Tinggalkan Atletico Madrid, Dua Klub Ini Mengintai
-
Tak Masuk Skuad Spanyol ke Piala Dunia 2026, Bek Real Madrid Beri Respons Menohok
-
Cesc Fabregas Tegaskan Bertahan di Como Usai Lolos ke Liga Champions
-
Erling Haaland Janji Norwegia Akan Tampil Kreatif dan Menghibur di Piala Dunia 2026
-
Kabar Cedera Jay Idzes di Pekan Penutup Serie A dan Dampaknya Jelang Gabung Timnas Indonesia
-
Arne Slot Ungkap Biang Kegagalan Liverpool Musim Ini
-
Tampil Gemilang, Emil Audero Sabet Predikat Raja Saves Serie A Musim Ini
-
Rekam Jejak Igor Tolic, Sosok yang Gantikan Bojan Hodak Sebagai Pelatih Baru Persib Bandung
-
Pelatih Interim Chelsea Akui Inkonsistensi Jadi Penyebab Gagal ke Eropa