Suara.com - Manajer Leciester City tak puas dengan penampilan timnya saat kalah 0-3 dari Liverpool di laga pekan kesembilan Liga Inggris, Senin (23/11/2020) dini hari WIB.
Menurut eks pelatih Celtic itu, Leicester City tak bermain buruk-buruk amat. Mereka cuma kalah agresif dalam laga yang berlangsung di Anfield, Liverpool, tersebut.
“[Saya] kecewa dengan hasil dan babak pertama. Itu agak terlalu pasif untuk saya sukai, dalam hal bagaimana kami bermain dan kemudian ketika kami menguasai bola," kata Brendan Rodgers usai laga Liverpool vs Leicester dikutip dari laman resmi klub, Senin (23/11/2020).
Leicester kebobolan dua gol lebih dulu di 45 menit pertama. Gol pertama Liverpool tercipta berkat kesalahan bek Jonny Evans.
Diawali situasi sepak pojok, bola mengarah ke tengah kerumunan pemain Liverpool dan Leicester di kotak penalti. Alih-alih menyapu bola, Evans justru menanduknya ke gawang sendiri.
Sedangkan Leicester kebobolan gol kedua saat laga babak pertama menyisakan empat menit waktu normal.
Adalah Diogo Jota yang merobek gawang kiper Kasper Schmeichel memanfaatkan umpan silang dari Andrew Robertson.
"Kami memberikan [mereka gol] terlalu murah untuk mencari momen serangan balik terlalu dini," beber Rodgers.
“Kebobolan gol pertama mengecewakan, karena pada pertandingan utama, kami biasanya mempertahankan bola mati dengan baik."
Baca Juga: Klasemen Liga Inggris Usai Liverpool Bantai Leicester City
"Tapi kami sudah kebobolan beberapa kali sekarang, tandang di Man City, dan di sini, kami kebobolan dua gol dari set- pieces. Kami harus lebih agresif," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya