Suara.com - Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, meninggal dunia pada Rabu (25/11/2020) malam WIB. Ia tutup usia di umur 60 tahun karena serangan jantung.
Bagi pecinta sepak bola, nama Maradona tentu sangat familiar. Dia adalah 'dewa sepak bola' pada masanya. Berbagai trofi pun berhasil dirinya menangkan.
Namun, Maradona tetaplah manusia biasa yang tak luput dari hal negatif. Ia tercatat sebagai pesepak bola yang akrab dengan narkoba selama berkarier pada 1976-1997.
Puncak kegilaan Maradona terhadap narkoba adalah saat membela Napoli. Dalam film dokumenter berjudul "El Diego", Maradona diceritakan amat gila dengan kokain.
Maradona selalu pesta kokain pada malam hari setelah pertandingan. Pesta itu dilakukan setiap hari hingga Rabu malam. Pada Rabu pagi sampai Sabtu sore, barulah dirinya berlatih keras untuk mempersiapkan pertandingan.
Namun, Maradona menunjukkan bakat alamnya. Meski pesta kokain terus menerus, dia nyatanya tetap mampu memenangkan berbagai trofi. Bahkan, bisa dibilang, pencapaian terbaik karier Maradona adalah saat di Napoli.
Pada 1986 hingga 1991, Maradona berhasil memenangkan delapan trofi, mulai dari Piala Dunia, Piala UEFA, hingga Serie A Italia.
Karier Maradona mulai menurun setelah dinyatakan positif kokain pada Maret 1991. Karena hal tersebut, pesepak bola Argentina itu mendapat larangan bermain selama 15 bulan.
Kondisi tersebut membuatnya meninggalkan Napoli dan memulai karier baru bersama Sevilla pada 1992. Semusim bersama klub asal Spanyol itu, Maradona pulang ke Argentina untuk memperkuat Newell's Old Boys.
Baca Juga: Menilik Kembali 2 Gol Diego Maradona ke Gawang Timnas Indonesia
Sayangnya, pada 1994, Maradona kembali terjerat masalah. Ia positif doping dengan menggunakan zat efedrin stimulant. Ia pun dilarang bermain sepak bola lagi selama sembilan bulan dan dilarang tampil membela Argentina di Piala Dunia 1994.
Selain narkoba, Maradona juga dikenal hobi meneguk alkohol dan pesta seks saat masih aktif sebagai pesepk bola. Namun, kisah-kisah tersebut hanya menjadi masa lalunya. Dalam beberapa tahun terakhir, namanya cukup jarang terjerat dengan obat-obatan terlarang lagi.
Berita Terkait
-
Maradona Meninggal akibat Henti Jantung, Waspada 5 Faktor Risikonya
-
Diego Maradona Meninggal, Rossi: Selamat Tinggal Pesulap!
-
Profil Diego Maradona, Legenda Sepak Bola Argentina Tutup Usia
-
Diego Maradona Meninggal akibat Henti Jantung, Kenali Apa Saja Gejalanya
-
Siapa Sangka Diego Maradona Perrnah Cetak Gol ke Gawang Timnas Indonesia
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Sassuolo vs Inter Milan: Chivu Siapkan Duet Bomber Ganas Hadapi Jay Idzes
-
Napoli Diterpa Kondisi Absurd, Antonio Conte Marah Besar
-
Hansi Flick: Barcelona Baru Tampil Baik pada Babak Kedua Kontra Mallorca
-
Padahal Sudah Pensiun, Persib Bandung Daftarkan I Made Wirawan Sebagai Pemain
-
Hadapi Ratchaburi FC di Thailand, Persib akan Bawa Sergio Castel
-
Hasil Lengkap dan Update Klasemen Liga Inggris: Arsenal Kokoh, MU Terus Mengintai
-
Cyrus Margono Gabung ke Persija Jakarta, Emang Bisa Geser Carlos Eduardo?
-
Manchester United Cetak 4 Kemenangan Beruntun, Casemiro Diminta Tetap di Old Trafford
-
Statistik Solid Kevin Diks: Bawa Monchengladbach Tahan Bayer Leverkusen
-
Timnas Futsal Indonesia Juara di Hati Masyarakat, Hector Souto: Mental Mereka Luar Biasa!