Suara.com - Tiga kekalahan kandang beruntun adalah torehan yang buruk bagi tim mana pun di pentas Liga Inggris, terlebih buat tim besar macam Arsenal. Tak ayal, manajer The Gunners, Mikel Arteta pun kini under pressure.
Isu pemecatan Arteta mulai santer berhembus, bahkan dihembuskan oleh fans Arsenal sendiri, termasuk suporter yang notebene die-hard fan.
Ya, linimasa media sosial (medsos) khususnya Twitter mulai ramai dipenuhi dengan 'Arteta Out' dalam bentuk tagar.
Para gooner nampaknya sudah jengah dengan performa memble Arsenal di bawah Arteta di Liga Inggris musim ini.
Well, bersama pelatih asal Spanyol tersebut, Arsenal baru saja mencatatkan start terburuk mereka di pentas Liga Inggris sejak kampanye 1981/1982.
Di Liga Inggris musim ini, Arsenal telah lima kalah dan baru empat kali menang plus sekali seri dalam 10 laga awal mereka.
Teranyar, Arsenal dipermalukan Wolves di kandang sendiri, Emirates Stadium, dengan skor 1-2 pada laga pekan ke-10 yang dihelat Senin (30/11/2020) dini hari WIB tadi. Ini adalah kekalahan ketiga pasukan Arteta di Emirates secara back-to-back.
Jumlah kekalahan lebih banyak dari raihan kemenangan, tentu ini adalah catatan yang memalukan bagi tim sekelas Arsenal.
Lebih memalukan lagi melihat posisi mereka di klasemen sementara. Pierre-Emerick Aubameyang terpuruk di peringkat ke-14 papan klasemen.
Baca Juga: Mourinho Tolak Tottenham Disebut Favorit Juara, Lampard: Dia Cuma Merendah
Dengan kondisi yang jauh dari kata ideal ini, kalau tak mau dibilang berantakan, wajar jika fans Arsenal akhirnya hilang kesabaran pada Arteta.
Namun ironis memang, mengingat pelatih berusia 38 tahun itu di awal cukup menjanjikan semenjak diplot sebagai pelatih Arsenal pada pertengahan musim 2019/2020.
Setelah start yang cukup apik, akhir musim lalu The Gunners dibawanya menjadi kampiun Piala FA setelah mengalahkan Chelsea di final.
Dan memasuki musim anyar 2020/2021 ini, mantan asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City itu juga sukses membawa Arsenal juara Community Shield usai mengalahkan Liverpool lewat adu penalti.
Namun seiring berjalannya musim, Arsenal memang tampil sangat buruk yang membuat memori start impresif Arteta sebagai juru taktik The Gunners seakan langsung lenyap ditelan bumi.
Berita Terkait
-
Prediksi Peluang Arsenal untuk Juara Liga Champions Lebih Besar dari PSG
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Legenda Manchester United: Arsenal Tak Layak Main di Final Liga Champions
-
Arsenal Bisa Kalahkan PSG di Final Liga Champions Asal Pakai Taktik Ini
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati
-
Persija Terusir dari Jakarta, Paulo Ricardo Tetap Pasang Target Bungkam Persib