Suara.com - Salah satu pemain yang mengikuti training camp (TC) Timnas Indonesia U-19 di Jakarta, Rendy Juliansyah, punya keinginan kuat supaya bisa menembus tim utama. Oleh karena itu, ia akan bekerja keras demi posisi tersebut didapatkannya.
Timnas Indonesia U-19 sudah melakukan TC di Jakarta sejak 13 November 2020. Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, memanggil 38 pemain untuk ikut serta.
Dari ke-38 pemain tersebut sebagian besar berisikan pemain yang mengikuti TC di Kroasia. Namun, ada beberapa wajah baru serta muka lama yang kembali diberi kesempatan.
Salah satu wajah lama yang kembali ingin dilihat kemampuannya adalah Rendy Juliansyah. Tak mau menyianyiakan kesempatan, ia bertekad membayar kepercayaan Shin Tae-yong.
"Kalau masalah mendapat satu tempat di Timnas Indonesia U-19 nanti dulu. Sekarang saya lebih fokus untuk diri sendiri saja," kata Rendy Juliansyah saat dihubungi oleh awak media lewat pesan WhatsApp.
"Tapi yang pasti harus lebih kerja keras dari teman-teman yang sudah lama bergabung disini," tambah pemain asal Jakarta ini.
Sebelumnya, Rendy sudah pernah mengikuti TC bersama Timnas U-19 arahan Shin Tae-yong di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, pada Januari 2020.
Namun, namanya dicoret sehingga ia gagal dibawa pelatih asal Korea Selatan itu mengikuti TC lanjutan ke Thailand. Bukan karena penampilan yang buruk, melainkan cedera yang dideritanya.
Kini, Rendy kembali dan berharap bisa menjadi salah satu bagian dari Timnas Indonesia U-19. Ia akan berusaha keras agar bisa tercapai.
Baca Juga: Asisten Pelatih Timnas U-19 Ungkap Ada Modifikasi Latihan di TC Pekan Ini
"Untuk ini, pastinya saya senang sekali bisa dikasih kesempatan lagi untuk bisa bergabung bersama Timnas Indonesia U-19. Kesempatan ini kah yang akan saya maksimalkan semaksimal mungkin," pungkas pemain berusia 18 tahun tersebut.
Timnas Indonesia U-19 sedang dipersiapkan untuk menghadapi Piala Asia U-19 pada Maret tahun depan. Selain itu, Garuda Nusantara --julukan Timnas U-19-- diproyeksikan untuk Piala Dunia U-20 2021, di mana Indonesia menjadi tuan rumah.
Berita Terkait
-
Menang 3-0 atas Myanmar, Pemain Persija: Timnas Indonesia U-19 Belum Sesuai Ekspektasi
-
Striker Vietnam U-19 Hoang Cong Hau Tebar Teror Jelang Lawan Timnas Indonesia U-19
-
Nova Arianto Waspadai Kebangkitan Timor Leste
-
Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Tetap Evaluasi Timnas Indonesia U-19
-
Timnas Indonesia U-19 Menang Besar, Nova Arianto Belum Puas dengan Performa Pemain
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Nomor 7 Tetap Milik Ronaldo! Pemain Ini Warisi Nomor Mendiang Diogo Jota di Piala Dunia 2026
-
Rekor yang Tak Pecah 72 Tahun! Skor 7-5 Akankah Terulang di Piala Dunia 2026?
-
Siapa Raja Assist dalam Sejarah Piala Dunia? Bukan Messi Apalagi Ronaldo
-
Liverpool Berduka, Kenny Dalglish Berjuang Melawan Kanker di Usia 75 Tahun
-
Popularitas Timnas Indonesia Menurun, John Herdman Diminta Benahi 'Kekacauan' Pasca Kluivert
-
10 Pemain Tertua yang Cetak Gol di Piala Dunia: Rekor Masih Punya Eks Bomber Liga Indonesia
-
Susahnya Masuk AS! Timnas Afsel Berangkat ke Piala Dunia 2026 Tanpa Asisten Pelatih
-
Laga Iran Dijaga Ekstra Ketat, Los Angeles Siapkan Pengamanan Khusus di Piala Dunia 2026
-
FIFA Kirim Surat Khusus untuk Persib Bandung, Apa Isinya?
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026