Bola / Bola Indonesia
Kamis, 09 Juli 2026 | 16:05 WIB
Persija Jakarta tak menjadikan gelar Piala Presiden 2026 sebagai target utama. Shin Tae-yong fokus membangun chemistry dan mematangkan tim jelang Super League 2026-2027. [Dok. Persija]
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta menggunakan Piala Presiden 2026 sebagai ajang persiapan tim sebelum berlaga di kompetisi Super League 2026-2027.
  • Manajer Ardhi Tjahjoko fokus meningkatkan performa kolektif dan membangun chemistry pemain di seluruh pertandingan grup yang digelar Surabaya.
  • Turnamen ini juga memberikan kesempatan bagi pemain muda seperti Zahaby Gholy untuk unjuk kemampuan dan menambah pengalaman bertanding.

Suara.com - Persija Jakarta mengambil pendekatan berbeda dalam menghadapi Piala Presiden 2026. Alih-alih memburu trofi pramusim, Macan Kemayoran menjadikan turnamen tersebut sebagai ajang mematangkan tim sebelum mengarungi Super League 2026-2027.

Manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, menegaskan seluruh agenda tim di Piala Presiden difokuskan untuk mempercepat proses adaptasi para pemain, terutama setelah banyak perubahan dalam skuad menyongsong musim baru.

Menurut Ardhi, waktu menuju bergulirnya Super League pada awal September masih cukup panjang.

Karena itu, tim pelatih yang dipimpin Shin Tae-yong lebih mengutamakan peningkatan performa kolektif dibanding mengejar hasil instan di turnamen pramusim.

Persija Jakarta.[Istimewa]

"Turnamen ini menjadi bagian dari persiapan kami menghadapi kompetisi musim 2026/2027," ujar Ardhi kepada awak media.

"Fokus utama kami adalah meningkatkan performa tim, membangun chemistry antarpemain, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin sebelum musim baru dimulai," lanjutnya.

Fokus Bangun Chemistry dan Beri Kesempatan Pemain Muda

Persija tergabung di Grup B Piala Presiden 2026 bersama Persebaya, PSMS Medan, dan wakil Thailand, Port FC. Seluruh pertandingan fase grup akan digelar di Surabaya.

Grup tersebut diprediksi menghadirkan persaingan ketat karena setiap peserta memiliki kualitas yang dapat menjadi ujian ideal bagi Persija sebelum memasuki kompetisi resmi.

Baca Juga: Hadiah Piala Presiden 2026 Naik Jadi Rp6 Miliar, Klub ASEAN Siap Sikut-sikutan

Sementara itu, Grup A dihuni Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers. Seluruh pertandingan grup dipusatkan di Bandung.

Tak hanya menjadi ajang mengasah kekompakan tim utama, Piala Presiden 2026 juga dimanfaatkan Persija untuk memberikan kesempatan kepada para pemain muda menunjukkan kemampuan mereka.

Salah satunya adalah Zahaby Gholy. Pemain muda Macan Kemayoran itu antusias menyambut kesempatan tampil di turnamen pramusim bergengsi tersebut.

Menurut Gholy, menghadapi lawan-lawan berkualitas dalam atmosfer kompetitif akan menjadi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuannya sebelum Super League dimulai.

Ia juga menilai setiap menit bermain di Piala Presiden akan sangat penting bagi perkembangan pemain muda yang ingin mendapatkan tempat di tim utama.

"Saya senang bisa mendapat kesempatan mewakili Persija di Piala Presiden Elite 2026. Turnamen ini menjadi momen yang baik bagi kami untuk mempersiapkan diri menghadapi musim baru," ujar Gholy.

Load More