Bola / bola-dunia
Rully Fauzi
Gaya penyerang Juventus, Alvaro Morata usai mencetak gol ke gawang Dynamo Kiev pada laga Liga Champions 2020/2021 di Juventus Stadium, Turin, Kamis (3/12/2020) dini hari WIB. [Vincenzo PINTO / AFP]

Suara.com - Striker andalan Juventus, Alvaro Morata resmi diganjar hukuman skorsing dua pertandingan Liga Italia 2020/2021. Ini buntut tindakan tercela sang penyerang saat Juventus ditahan imbang tuan rumah Benevento 1-1 di laga giornata kesembilan, akhir pekan lalu. 

Pada laga tersebut, Morata mencetak gol pertama pada menit ke-21. Namun pada akhir pertandingan, striker berusia 28 tahun itu berselisih pendapat dengan wasit dan meminta hadiah penalti secara paksa.

Permintaan itu tidak digubris oleh sang pengadil dan Morata justru diganjar kartu merah saat peluit panjang telah dibunyikan.

Seperti dilansir football-italia, Kamis (3/12/2020), otoritas Serie A pun menghukum mantan striker Chelsea dan Real Madrid itu tak boleh main dalam dua laga ke depan Juventus di liga.

Baca Juga: Kabar Buruk buat Dortmund, Erling Haaland Menepi sampai Tahun Depan

Morata dinyatakan bersalah lantaran tidak respek serta menunjukkan ekspresi yang tidak sopan kepada wasit.

Morata sendiri menunjukkan performa yang ciamik setelah comeback ke Juventus pada musim panas 2020 ini. Musim ini Morata telah mengemas 9 gol plus 4 assist untuk Bianconeri dari 12 pertandingan di semua kompetisi.

Setelah mencetak satu gol di Liga Italia akhir pekan lalu, Morata kembali menyumbang gol kala Juventus menghempaskan Dynamo Kiev 3-0 di Turin dalam laga matchday 5 Liga Champions 2020/2021, Kamis (3/12/2020) dini hari WIB tadi.

Morata sebelumnya pernah memperkuat panji Juventus pada periode 2014-2016. Di musim ini ia membela Bianconeri dengan status pinjaman dari Atletico Madrid.

Meski demikian, Juventus memiliki opsi untuk mempermanenkan sang penyerang dengan biaya transfer mencapai 35-45 juta euro.

Baca Juga: Pavel Nedved Tegaskan Juventus Tidak Ronaldo-sentris

Komentar