Suara.com - Gelandang tengah Barcelona, Miralem Pjanic mengungkapkan rasa frustrasinya ihwal minimnya menit bermain di pentas Liga Spanyol pada kampanye 2020/2021 ini.
Pjanic memang tidak dimainkan secara reguler di liga domestik musim ini oleh pelatih Barcelona, Ronald Koeman, semenjak gelandang 30 tahun itu gabung dari Juventus di bursa transfer musim panas 2020.
Gelandang Timnas Bosnia itu pindah ke Camp Nou dalam sebuah kesepakatan pertukaran dengan Arthur Melo, setelah menghabiskan empat musim bersama Juventus.
Ia membuktikan dirinya sebagai salah satu gelandang paling konsisten di Liga Italia Serie A selama bermain di Juventus dan juga sebelumnya bersama AS Roma, namun Pjanic belum diberi menit ideal untuk membuktikan dirinya di Liga Spanyol.
Pjanic memang selalu jadi starter untuk Barcelona di lima laga awal Liga Champions 2020/2021, namun ceritanya berbeda di liga domestik.
Bagaimana tidak, Pjanic baru satu kali jadi starter di Liga Spanyol untuk Barca dari 10 pertandingan yang telah dilakoni tim Catalan itu musim ini.
Pjanic bahkan belum pernah bermain penuh selama 90 menit di La Liga, plus ia juga hanya jadi penghangat bangku cadangan di empat laga.
Teranyar, Pjanic hanya bermain 12 menit saat turun sebagai pemain pengganti, Minggu (6/12/2020) kemarin, kala Barcelona dipermalukan tuan rumah Cadiz 1-2.
Pjanic merasa ia telah membuktikan bahwa ia tampil solid selama lima penampilannya di Liga Champions, dan tidak dapat memahami mengapa Koeman terus mengabaikannya di Liga Spanyol.
Baca Juga: Start Terburuk Barcelona Sejak 1987, Ronald Koeman Segera Angkat Koper?
"Haruskah saya bermain lebih banyak (di Liga Spanyol)? Ya, dan itulah yang saya inginkan!" ketus Pjanic secara frontal menyindir Koeman, seperti dimuat GOAL Espana.
"Sejujurnya, saya bahkan tidak mengerti alasan situasi ini. Jelas saya ingin bermain lebih banyak," keluh sang gelandang.
"Saya tahu saya bisa memberi banyak dan ketika pelatih memanggil, saya selalu melakukannya dengan baik. Saya menunjukkan permainan yang bagus."
"Saya tidak tahu apa lagi yang bisa saya lakukan. Saya berlatih, saya siap," tutur Pjanic.
Saat ditanya apakah ia akan terus bersabar untuk mendapatkan kesempatannya untuk bersinar di Camp Nou, mantan playmaker Juventus itu secara tegas mengaku tidak puas dengan menit bermainnya sekarang.
"Saya tidak puas dan saya tidak bisa. Selama ini saya tidak pernah menerima gagasan tidak bermain dan saya bahkan tidak melakukannya sekarang," kata Pjanic.
"Kita akan lihat. Saya siap, saya berlatih dengan baik dan menunggu, namun saya tidak bisa melakukannya tanpa batas. Ini adalah situasi yang sangat rumit yang tidak cocok untuk saya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Belanda vs Maroko: Ronald Koeman Janji Oranje Tetap Tampil Ofensif
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Jurgen Klopp Buka Peluang Latih Timnas Jerman
-
Data dan Fakta usai Brasil Hajar Jepang: Rekor Casemiro hingga Kutukan Samurai Biru
-
Marcos Llorente Bongkar Cara Spanyol Kalahkan Austria: Kasih Saja Bola ke Lamine Yamal
-
Magis Carlo Ancelotti! Ketenangannya Selamatkan Brasil dari Aib Terburuk di Piala Dunia 2026
-
Julian Nagelsmann Nilai Timnas Jerman Bukan Lagi Tim Elite Dunia Usai Gugur di Piala Dunia 2026
-
Noussair Mazraoui Sesumbar usai Depak Belanda: Maroko Kini Sejajar dengan Tim Elit Dunia
-
Hajime Moriyasu Menilai Jarak Kualitas Jepang dan Brasil Kini Semakin Menipis
-
Eksperimen Gagal Ronald Koeman! Belanda Dihajar Maroko saat Pakai 5 Bek Lagi Setelah 2 Tahun
-
Mariano Peralta Pilih Persib Dibanding Persija karena Ingin Tampil di Asia?
-
Martinelli: Kami Percaya Diri karena Carlo Ancelotti Bersikap Tenang di Pinggir Lapangan