Suara.com - Nasib Inter Milan di Liga Champions 2020/2021 akan dipertaruhkan saat menghadapi Shakhtar Donetsk di matchday terakhir Grup B yang akan berlangsung di Giuseppe Meazza, Kamis (10/12/2020) dini hari WIB.
Inter Milan menyulitkan diri sendiri karena sudah kalah dua kali dari lima matchday terakhir. Pada laga pamungkas Grup B, kans mereka lolos jadi yang terkecil dibanding tim-tim lain.
Raksasa Italia itu jadi satu-satunya tim di Grup B yang nasibnya tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri. Selain harus menang, peluang lolos Inter juga ditentukan hasil tim-tim lain.
Jika berhasil mengalahkan Shakhtar, Inter Milan baru bisa lolos ke babak 16 besar Liga Champions dengan syarat ada pemenang di laga Real Madrid vs Gladbach.
Apabila Madrid vs Gladbach berakhir imbang, maka El Real yang akan melaju ke fase gugur.
Hasil imbang akan membuat Madrid mengoleksi delapan poin dan unggul head-to-head dari Inter Milan yang secara matematis hanya bisa meraih poin maksimal delapan.
Inter menatap laga ini dengan kondisi cukup baik. Setelah meraih kemenangan 3-2 atas Gladbach pekan lalu untuk menjaga harapan lolos ke Liga Champions, Nerazzurri juga meraih hasil maksimal di kompetisi domestik.
Pada lanjutan Liga Italia, Inter Milan sukses menggasak Bologna dengan skor 3-1 pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza.
Pelatih Inter, Antonio Conte mengingatkan timnya harus fokus untuk meraih kemenangan atas Shakhtar Donetsk yang disebutnya bukanlah tim sembarangan.
Baca Juga: Jadwal Liga Champions Malam Ini, Inter dan Madrid Jalani Laga Hidup Mati
Dia tak mau para pemainnya memikirkan hal-hal lain, termasuk pada ketergantungan hasil Madrid vs Gladbach.
"Kita perlu mengatasi kesulitan ini. Sekarang, kami punya harapan. Kami hanya berpikir untuk memenangkan pertandingan," kata Antonio Conte dikutip laman resmi Inter Milan, Rabu (9/12/2020).
"Saya tidak khawatir tentang sisanya; ini adalah Liga Champions dan ada beberapa klub hebat yang terlibat," tambahnya.
Sementara pelatih Shakhtar Donetsk,
Luis Castro mengaku bakal mewaspadai motivasi lebih Inter Milan dalam laga ini. Dia menyebut timnya harus bertahan dengan baik demi bisa meraih hasil yang diinginkan.
"Kami siap untuk pertandingan. Kami memahami bahwa kami menghadapi pertandingan melawan lawan tangguh yang benar-benar menginginkan apa yang kami lakukan," kata Luis Castro dikutip laman resmi Shakhtar Donetsk.
"Saya melihat bahwa para pemain saya merasa percaya diri baik secara psikologis maupun sebaliknya. Anda akan melihat bagaimana kami akan bermain di pertandingan besok karena hari ini kami masih harus mengklarifikasi beberapa detail," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Perbandingan Skin Tint Somethinc vs Rose All Day, Mana yang Lebih Tahan Minyak?
-
My Lovely Journey: Pengingat untuk yang Merasa Hidup Jalan di Tempat
-
5 Rekomendasi Eyeliner Pensil Serut yang Waterproof, Pigmented dan Tahan Lama
-
Pindah ke Gresini, Joan Mir Akui Nyontek Marc Marquez
-
Api Sore Hari
-
Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru
-
Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV
-
Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak