Suara.com - Antoine Griezmann menyebut Barcelona kurang menunjukkan keinginan dan sikap untuk menang ketika dihajar Juventus di laga terakhir Grup G, Rabu (9/12/2020).
Diberitakan sebelumnya, Juventus memetik kemenangan meyakinkan 3-0 di Camp Nou. Kekalahan tersebut sekaligus menjadi kekalahan pertama Barcelona setelah meraih kemenangan beruntun di lima pertandingan fase grup Liga Champions.
Ronaldo kembali menjadi mimpi buruk Barcelona dengan mencetak dua gol lewat titik penalti di Camp Nou.
Barcelona sendiri bukannya tidak memiliki peluang, mereka hampir mencetak gol saat Griezmann menyundul tendangan bebas Messi dan membentur tiang gawang beberapa saat setelah gol kedua CR7.
Griezmann mengatakan bahwa ia tidak akan mencari-cari alasan atas kekalahan tersebut. Penyerang timnas Prancis itu mengakui timnya baru menemukan ritme permainan saat sudah tertinggal.
Ia kini mulai mengalihkan fokusnya ke laga berikutnya yaitu menghadapi Levante di La Liga pada awal pekan depan.
"Kami tidak muncul," kata Griezmann kepada wartawan usai pertandingan yang dikutip Antara dari Goal, Rabu (9/12/2020).
"Di babak pertama, mereka mengalahkan kami. Kami kekurangan segalanya: keinginan, sikap, kemauan untuk berlari, semuanya buruk."
"Di babak kedua, sudah ada keunggulan tiga gol dan itu lebih mudah bagi kami, tetapi kami mengalami hari yang buruk dan permainan yang buruk."
Baca Juga: Pogba Tak Jadi Starter Lawan RB Leipzig, Solskjaer: Bukan karena Raiola!
"Siapa lagi yang bisa disalahkan bila kami adalah orang-orang yang bermain? Kami harus mengerjakan ini dan ingin meningkatkan, ingin bermain, dan hanya dengan cara ini kami akan bergerak maju."
"Kami akan mencoba mengesampingkan alasan. Satu-satunya cara adalah mengesampingkan segalanya, melalui pekerjaan dan tidak ada yang lain. Kami telah memberikan hal yang sangat buruk tentang diri kami sendiri, untuk para penggemar."
Juve lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup G setelah menggeser Barcelona.
Sedangkan Blaugrana berpeluang menghadapi Bayern Munich, Chelsea dan Liverpool di babak 16 besar.
Berita Terkait
-
Lamine Yamal Lampaui Haaland dan Mbappe Jadi Pemain Termahal Sejagat
-
Pratama Arhan Bakal Satu Tim dengan Anak Legenda Barcelona dan Brasil
-
Inter Milan Gigit Jari, Deco Pastikan Joao Cancelo Segera Kembali ke Barcelona
-
Dusan Vlahovic Berpeluang Comeback Lebih Cepat, Juventus Bidik Laga Panas Kontra Inter
-
Eks Junior Kevin Diks Bikin Barcelona Panen Cuan, Beli Murah Kini Nilai Jual Meroket
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Terungkap Kata-kata Vinicius Jr yang Picu Ricuh Real Madrid vs Atletico Madrid
-
Kendal Tornado FC Datangkan 2 Pemain Baru, Termasuk Eks Timnas Indonesia U-23
-
Bursa Transfer Serie A Italia: Lazio Rekrut Kenneth Taylor, Fiorentina Datangkan Eks AC Milan
-
Roy Keane Sebut Aksi Martinelli sebagai Aib, Pemain Arsenal Itu Akhirnya Minta Maaf
-
Kata Agen Soal Patrick Kluivert Bersaing dengan Legenda Arsenal Latih Tunisia di Piala Dunia 2026
-
Manajemen Persib Pastikan Skuad Persija Persija Pakai Rantis ke GBLA
-
Marak Calo Jelang Persib vs Persija, Manajemen Maung Bandung Bakal Lakukan ini di Hari H
-
Persib Bandung vs Persija, Ini Prediksi Mantan Striker Timnas Indonesia
-
Head to Head Persib Bandung vs Persija Jakarta: Duel Panas Rival Abadi
-
Emmanuel Petit: Campur Tangan Bos Jadi Biang Kerok Hancurnya Chelsea