Suara.com - Lionel Messi disebut sebagai kambing hitam di balik tidak harmonisnya ruang ganti Barcelona. Sebab, pemain asal Argentina itu pernah mengeluarkan pernyataan yang dirasa meremehkan rekan setimnya.
Pada bursa transfer musim panas kemarin, Lionel Messi sempat menyatakan ingin pergi dari Camp Nou. Namun, pada akhirnya Lionel Messi tetap bertahan karena Barcelona ngotot membanderol Messi dengan harga yang sangat tinggi.
Setelah memutuskan bertahan, Lionel Messi tetap mengkritik manajemen klub. Messi mengatakan bahwa dirinya seperti berjuang sendirian untuk mengangkat performa Barcelona.
Dilansir dari laporan Mundo Deportivo pada Sabtu (12/12/2020), komentar Messi tersebut adalah pemicu perpecahan di skuat Barcelona. Dalam laporan itu disebutkan bahwa sebagian pemain tidak senang karena diremehkan Messi.
Rekan setimnya di Barcelona merasa bahwa kontribusinya untuk klub tidak dianggap lagi. Hal itu dinilai menjadi faktor menurunnya performa Barcelona di musim ini, meski Lionel Messi tetap bertahan.
Nyatanya, sejauh ini Barcelona masih tercecer di posisi ke-9 klasemen sementara LaLiga Spanyol dengan koleksi 14 poin dari 10 pertandingan. Mereka juga kalah saing dengan Juventus di fase grup Liga Champions.
Sementara itu, masa depan pemain berusia 33 tahun itu terus menjadi topik pembicaraan klub setelah dia minta untuk dilepaskan menyusul musim 2019/20 yang penuh konflik dan gejolak bagi Barcelona.
Messi dirumorkan akan bereuni dengan mantan pelatihnya, Pep Guardiola di Manchester City sebelum memutuskan bertahan di Spanyol, meski ia juga sempat dikait-kaitkan dengan Paris Saint-Germain, dan Inter Milan.
Baca Juga: Bima Sakti Akui Timnas Indonesia U-16 Masih Banyak Kekurangan
Berita Terkait
-
Demi Maradona, Lionel Messi Disarankan Gabung Napoli
-
Victor Font Yakin Bisa Bujuk Lionel Messi Bertahan di Barcelona
-
Termasuk Gol Solo Run Son Heung-min, Ini 11 Nominasi Puskas Award 2020
-
Koeman Catatkan Start Terburuk dalam Sejarah Barcelona, Kalah dari Setien
-
Antoine Griezmann Tinggalkan Sponsor Huawei Demi Bela Muslim Uighur
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali