Suara.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Thomas Tuchel bisa sedikit bernapas lega setelah mengetahui bahwa cedera pergelangan kaki Neymar tidak seburuk yang dikhawatirkan.
Neymar harus ditandu keluar lapangan setelah mendapatkan tekel keras dari pemain Lyon Thiago Mendes, yang langsung mendapat kartu merah. Pertandingan tersebut dimenangkan Lyon dengan skor 0-1.
Laporan medis terbaru PSG mengatakan bahwa cedera pemain tim nasional (timnas) Brasil tersebut tidak seburuk yang diperkirakan.
Pemain berusia 28 tahun itu menyatakan bahwa pergelangan kakinya hanya terkilir dan akan menjalani tes lebih lanjut dalam dua hari ke depan.
Itu berarti Neymar kemungkinan akan pulih tepat waktu untuk pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions PSG melawan mantan klubnya, Barcelona pada Februari 2021.
Pertandingan tersebut akan menjadi pertemuan pertamanya dengan tim Katalunya sejak hengkang pada 2017 sebagai pemain termahal dalam sejarah dengan nilai transfer 222 juta euro.
"Air mata saya berasal dari rasa sakit, putus asa, ketakutan dan kecemasan akan operasi kruk dan kenangan mengerikan lainnya," tulis Neymar di akun Instagram-nya yang dikutip Goal.
"Bisa jadi lebih buruk, tetapi sekali lagi Tuhan menyelamatkan saya dari sesuatu yang lebih serius."
Ayah Neymar mengatakan bahwa putranya terus menjadi sasaran tekel keras dari pemain lawan dan membutuhkan perlindungan lebih.
Baca Juga: Barcelona Hadapi PSG di 16 Besar Liga Champions, Ronald Koeman Tidak Gentar
"Berapa lama kutukan ini akan bertahan? Kami banyak membicarakannya, tetapi kami masih mengizinkan tindakan kekerasan yang berlebihan," tulisnya di Instagram.
Berita Terkait
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
-
PSG Sabet Juara Super Eropa, Luis Enrique Sentil Balik Si Tukang Kritik
-
Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football
-
Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
-
Jorge Messi Wafat, Lionel Messi Pimpin Prosesi Perpisahan dengan Penjagaan Ketat
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?