Suara.com - Presiden klub Madura United Achsanul Qosasi mendukung pemainnya berkarier di luar negeri seandainya mendapat tawaran bergabung ketimbang menunggu kompetisi Liga 1 yang hingga saat ini belum jelas.
Dukungan Achsanul Qosasi itu ditujukkan bagi dua pemainnya yakni Zulfiandi dan Syahrian Abimanyu. Dua pemain tersebut dikabarkan diminati klub dari Malaysia dan Thailand.
"Abimanyu dan Zulfiandi. Tawaran kepada kalian jangan ditolak. Tidak ada yang bisa menghalangi saat kalian harus pergi mencari rezeki dan karier di luar negeri," tulis pria yang juga anggota Badan Pemeriksa Keuangan tersebut dalam laman Instagram pribadinya seperti dimuat Antara, Kamis (17/12/2020).
Menurut dia, Zulfiandi dan Abimanyu memiliki potensi untuk bersaing di negara tetangga. Maka ia menyarankan jika ada tawaran bergabung jangan pernah menolaknya, ketimbang mesti terombang-ambing di tengah ketidakpastian kompetisi di Indonesia.
"Kalian harus tetap survive. Hal-hal lain kita diskusikan nanti. Tak ada yang lebih penting dari karier dan rezeki kalian. Kalian pemain tim nasional. Negeri ini butuh kalian untuk tetap berkompetisi, bermain sepak bola," katanya.
"Semua pihak sudah mengerti kenapa kalian harus pergi, daripada kita diajak menunggu yang tidak pasti. Selamat jalan, Negerimu belum bisa menjadi tempat penghidupanmu," kata dia menambahkan.
Di sisi lain, kata dia, setelah puas menimba ilmu di luar negeri dan berencana akan melanjutkan karier di Indonesia, maka Madura United adalah sebaik-baiknya rumah yang siap menyambut mereka pulang.
"Madura United FC selalu berharap kepada kalian untuk suatu saat kembali bersama. Salam sehat dan semangat untuk kalian berdua," kata dia.
Sebelumnya, dua pemain Indonesia telah lebih dulu bergabung dengan tim asal Malaysia dan Vietnam saat kompetisi liga 1 Indonesia ditangguhkan.
Baca Juga: Tambah Variasi Latihan, Gelandang Persib Bandung Lakukan 2 Olahraga Ini
Pemain Persija Jakarta Ryuji Utomo membela klub Malaysia Penang FC, sementara Persipura Jayapura meminjamkan Todd Rivaldo Ferre ke klub asal Thailand, Lampang FC.
Berita Terkait
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN
-
MPLS Berakhir, MBG jadi Pengalaman Pertama Mencicipi Buah Impor bagi Siswa di Sekolah Kecil Jogja