Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola kalem menanggapi kemenangan timnya atas tuan rumah Arsenal di laga perempatfinal Piala Liga Inggris 2020/2021, meski The Citizens sejatinya meraih kemenangan telak nan impresif 4-1 di Emirates Stadium.
Kemenangan di London Utara ini hanya 'kemenangan biasa' bagi Guardiola, tak lebih. Pelatih asal Spanyol tersebut bahkan membandingkan kemenangan 4-1 ini dengan 'perubahan cuaca yang singkat'.
Yang menarik, Manchester City mampu berpesta gol setelah sebelumnya lini serang mereka relatif tumpul sejak awal musim 2020/2021 ini, khususnya di kancah domestik.
Namun, ini ternyata tak membuat Guardiola kegirangan. Pelatih berusia 49 tahun itu biasa-biasa saja, dan justru menekankan bahwa satu kinerja cemerlang tidak banyak berarti jika tidak bisa dilanjutkan secara konsisten.
"Ini ibaratnya seperti di Manchester. Hujan setiap hari. Ketika suatu hari matahari terbit, bukan berarti cuaca akan berubah," tutur Guardiola beranalogi, seperti dilansir Tribal Football.
"Ini kemenangan biasa saja, tak lebih. Bukan bermaksud meremehkan, tapi memang seperti itu."
"Ini hanya satu pertandingan, yang lebih penting adalah kami harus melihat ke depan. Menang besar itu bagus, tapi yang lebih penting adalah konsistensi. Apa pun, kami senang berada di semifinal (Piala Liga) lagi, untuk empat tahun beruntun."
Final Piala Liga Inggris 2020/2021 di Wembley sendiri telah diputuskan untuk diundur dari Februari menjadi April tahun depan dengan harapan suporter sudah bisa hadir, namun Guardiola belum ingin memikirkan jauh ke sana.
"Selangkah demi selangkah saja. Saya tidak tahu di mana kita akan berakhir di bulan April," tukas Guardiola saat ditanya soal penjadwalan ulang final Piala Liga.
Baca Juga: Jadwal Piala Liga Inggris Malam Ini, Ada Everton Vs Man United
Berita Terkait
-
Noel Gallagher Sebut Arsenal Juara Liga Inggris, Tapi Tak Layak Masuk....
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?
-
Manchester City Dilaporkan Siap Gelontorkan Rp2,29 Triliun untuk Elliot Anderson
-
Operasi Kaki, Jack Grealish Akhiri Musim Lebih Cepat
-
Arne Slot Murka! Keputusan Wasit soal Mo Salah Dianggap Jadi Biang Kekalahan Liverpool
Terpopuler
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 5 Sepeda Lipat Kalcer Termurah, Model Stylish Harga Terjangkau
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Bigmatch Inter Milan Vs Juventus: Chivu Siapkan Senjata Rahasia di Derby dItalia
-
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank, Bagaimana Nasib Pelatih Keturunan Indonesia?
-
Hasil ACL Elite: Nasib Berbeda Wakil Thailand dan Malaysia, Al Ittihad Pesta Gol
-
BRI Super League: Bek anyar PSIM Yogyakarta berpeluang debut kontra Persik Kediri
-
Hasil Pertandingan ACL 2: Ratchaburi FC Lumat Persib Bandung 3-0, Debut Pahit Layvin Kurzawa
-
Ruang Ganti Real Madrid Memanas! David Alaba Frustasi dengan Kebijakan Arbeloa
-
Hasil Uji Coba: Timnas Indonesia U-17 Kembali Ditekuk China
-
Siapa Pemain Timnas Indonesia yang Dituding Pelaku Kekerasan? Netizen Duga Main di Klub Ini
-
Ratchaburi FC Hajar Persib 2-0, Layvin Kurzawa Duduk Manis di Bangku Cadangan
-
Thomas Frank Resmi Dipecat Tottenham Hotspur, Ruben Amorim Bakal Jadi Pengganti?