Suara.com - Manajer kawakan Sam Allardyce pamer kebolehan demi menghentikan tren kandang sempurna yang dimiliki Liverpool musim ini ketika ia membawa West Bromwich meraih hasil imbang 1-1 dalam laga pekan ke-15 Liga Inggris di Stadion Anfield, Liverpool, Minggu waktu setempat atau Senin (28/12/2020) dini hari WIB.
Keunggulan yang dimiliki Liverpool sejak menit ke-12 melalui Sadio Mane berhasil dikubur oleh West Brom melalui sundulan Semi Ajayi pada menit ke-82.
Hasil itu membuat West Brom jadi tim pertama yang bisa pulang dari Anfield dengan mengantongi poin, setelah tujuh klub lain termasuk Tottenham Hotspur selalu meninggalkan markas Liverpool dengan tangan hampa musim ini.
Hasil itu sekaligus memperpanjang catatan gemilang Allardyce yang tak pernah merasakan kekalahan dalam empat lawatan terakhirnya ke Anfield bersama Sunderland, Crystal Palace dan Everton.
Bahkan, Allardyce juga merupakan pelatih terakhir yang bisa membuat timnya meraih kemenangan di Anfield kala membawa Palace membungkam Liverpool 2-1 pada 23 April 2017.
Sejak itu, Liverpool tak pernah terkalahkan di Anfield dalam pertandingan Liga Inggris, termasuk setelah diimbangi West Brom 1-1 menjadi 67 laga beruntun.
Liverpool tampil dominan sepanjang babak pertama bahkan statistik laman resmi Liga Inggris mencatat mereka meraup 82 persen penguasaan bola.
Sayangnya, dominasi itu berbarengan dengan frustrasi karena strategi ultradefensif yang diterapkan Allardyce untuk West Brom dengan menempatkan hingga lima pemain di dalam kotak penalti dan lima lainnya tak jauh dari sana tiap kali Liverpool memiliki penguasaan bola.
Satu-satunya keberhasilan Liverpool menerobos tembok pertahanan West Brom terjadi ketika Joel Matip mengirimkan umpan lambung yang bisa dikendalikan Mane melewati Ajayi sebelum menaklukkan kiper Sam Johnstone dengan tembakan keras pada menit ke-12.
Baca Juga: Wolves Vs Tottenham: The Lilywhites Batal Menang di Kandang Rubah
Namun, di luar itu para pemain Liverpool tak mampu menciptakan peluang berarti, termasuk ketika mendapat hadiah tendangan bebas di tepian kotak penalti yang dieksekusi kurang bagus oleh Trent Alexander-Arnold.
Memasuki babak kedua, West Brom tampil lebih berani dan menempatkan dua pemain menggantung di lini depan dan hal itu mendapat dorongan tersendiri ketika Matip harus meninggalkan lapangan karena cedera dan digantikan bek muda Rhys Williams pada menit ke-60.
West Brom hampir menyamakan kedudukan ketika Williams kalah adu lari dengan Karlan Ahearne-Grant pada menit ke-72 beruntung kiper Alisson Becker melakukan penyelamatan.
Kepercayaan diri terus tumbuh di kubu West Brom, di tengah kerapuhan yang mulai terlihat di pertahanan Liverpool dan gelandang muda Curtis Jones melakukan blunder buruk yang berakhir menjadi sepak pojok pada menit ke-81.
Sepak pojok tersebut berbuah gol ketika Matheus Pereira mengirimkan umpan silang dan Ajayi mampu menyambutnya dengan sundulan yang sudah memperdaya Alisson, bola membentur mistar gawang tapi pada akhirnya melewati garis dan berbuah gol bagi West Brom.
Skor imbang bertahan hingga bubaran di tengah penampilan Liverpool yang semakin buntu mencari cara menembus lini pertahanan West Brom.
Berita Terkait
-
Wolves Vs Tottenham: The Lilywhites Batal Menang di Kandang Rubah
-
Bulan Depan, Sheffield United Cari Bala Bantuan Hindari Degradasi
-
Solskjaer Mengaku Kadang Dibuat Cemas oleh Bruno Fernandes
-
Aston Villa Ada di Peringkat Enam, Jack Grealish dkk Buat Dean Smith Bangga
-
Sengit, West Ham United vs Brighton Berakhir Imbang 2-2
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Petinggi Garudayaksa FC Resmi Ditunjuk sebagai Chairman Baru Oxford United
-
Maurizio Sarri Jelang Inter vs Lazio di Final Coppa Italia: Mentalitas Lebih Penting dari Taktik!
-
Kangkangi Lazio di Serie A Bukan Jaminan Inter Milan Juara Coppa Italia, Begini Kata Cristian Chivu
-
Rizky Ridho Akui Musim Ini Persija Jauh dari Harapan
-
Hansi Flick Terpaksa Biarkan Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina: Saya Nggak Suka!
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
-
Fabio Lefundes Simpan Rahasia Taktik Borneo FC dalam Persaingan Juara BRI Super League
-
Hansi Flick Buka Suara usai Lamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina
-
Iker Casillas Tolak Jose Mourinho Kembali Latih Real Madrid
-
Wayne Rooney Sebut Viktor Gyokeres Jadi Faktor Penting Arsenal dalam Perburuan Gelar Ganda