- Pelatih Maurizio Sarri menekankan pentingnya aspek mentalitas pemain Lazio guna menghadapi laga final Coppa Italia melawan Inter Milan.
- Sarri menuntut peningkatan intensitas fisik dan keberanian pemain setelah kekalahan telak dari Inter pada pertandingan Serie A sebelumnya.
- Lazio memantau kondisi kebugaran Danilo Cataldi dan Pedro untuk memastikan kesiapan tim dalam meraih trofi demi para suporter setia.
Suara.com - Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, menegaskan bahwa aspek mental lebih penting daripada taktik menjelang final Coppa Italia melawan Inter Milan. Ia menyebut perubahan sikap menjadi kunci untuk bersaing di partai puncak.
Pernyataan itu disampaikan setelah Lazio kalah 0-3 dari Inter Milan pada laga Serie A akhir pekan lalu. Hasil tersebut menjadi evaluasi serius jelang pertemuan di Stadion Olimpico.
Taktik Tak Cukup Tanpa Sikap Mental
Sarri mengaku kecewa dengan performa tim dan menyebut penampilan tersebut tidak mencerminkan standar yang diharapkan.
“Jika sikap mentalnya sama seperti hari Sabtu, taktik tidak ada artinya,” ujar Sarri dalam konferensi pers.
Ia menuntut keberanian lebih besar saat menghadapi juara Serie A tersebut. Menurutnya, tanpa duel fisik dan intensitas tinggi, strategi apa pun tidak akan berjalan efektif.
“Jika Anda hanya bertahan tanpa menantang bola, taktik tidak akan berguna,” tegasnya.
Kondisi Pemain Masih Dipantau
Lazio juga menghadapi tantangan dari sisi kebugaran pemain. Danilo Cataldi baru kembali berlatih dan kondisinya masih dipantau jelang laga final.
Baca Juga: Wakil Presiden Inter Milan Pesimistis Bisa Rekrut Nico Paz
Sarri menjelaskan bahwa meski secara medis membaik, kebugaran pertandingan tetap menjadi pertimbangan utama. Selain itu, Pedro berpeluang memulai laga dari bangku cadangan karena masih dalam tahap pemulihan.
Target Trofi untuk Suporter
Sarri mengakui sulit mencari kata-kata motivasi yang tepat jelang final. Ia meminta para pemain melupakan kekalahan sebelumnya dan bermain dengan kerendahan hati serta keberanian.
“Mereka harus percaya diri hingga batas maksimal,” ujarnya.
Menurut Sarri, trofi Coppa Italia tidak akan mengubah perjalanan kariernya secara pribadi, tetapi sangat berarti bagi pemain dan suporter yang mendukung tim sepanjang musim.
Lazio sendiri melaju ke final setelah menyingkirkan sejumlah tim kuat. Meski berada di papan tengah klasemen liga, peluang meraih gelar tetap menjadi target utama untuk menutup musim dengan prestasi.
Berita Terkait
-
Kangkangi Lazio di Serie A Bukan Jaminan Inter Milan Juara Coppa Italia, Begini Kata Cristian Chivu
-
Inter Milan vs Lazio: Chivu Ingatkan Ancaman Balas Dendam di Final Coppa Italia
-
Jadwal Final Coppa Italia Inter vs Lazio: Misi Double Winner Nerazzurri
-
Carles Puyol Beri Pandangan soal Rumor Alessandro Bastoni ke Barcelona
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Viral! Fans Seksi Panama Jacky Guzman Ramal Timnya Kalahkan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Video Viral Momen Memalukan Leon Goretzka Usai Jerman Dipecundangi Ekuador
-
Ritual Tanda Salib Lionel Scaloni dan Alasan Ogah Rayakan Gol Argentina
-
Iran vs Everybody di Piala Dunia 2026, Mehdi Taremi: Infantino Omong Kosong, FIFA Tak Adil
-
Kabar Duka! Wonderkid Venezuela Ditemukan Tewas di Tengah Reruntuhan Gempa
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Lewat Duel Sengit, Kudus Melaju ke Final Usai Taklukkan Surabaya
-
Heboh Video Kylian Mbappe Nyuruh Wasit Kasih Ban Kapten Tchouameni, Ternyata Ini Alasannya