Suara.com - Pemain Timnas Indonesia U-16, Ahmad Athallah Araihan, mengatakan tidak akan mensia-siakan peluang untuk tampil di Piala Dunia U-20 2023.
Seperti diketahui, Piala Dunia U-20 ditunda penyelenggaraanya oleh FIFA. Semula digulirkan pada 2021 kini bergeser menjadi 2023.
Hal ini menyebabkan sebagian besar skuat Timnas Indonesia U-19 yang ada saat ini tak bisa bermain karena faktor usia. Padahal, di bawah arahan Pelatih Shin Tae-yong, David Maulana dan kawan-kawan sudah menjalani persiapan hampir satu tahun.
Kondisi ini membuat pemain-pemain Timnas Indonesia U-16 asuhan Bima Sakti berpeluang tampil di Piala Dunia U-20 2023 mendatang. Seperti Athallah yang sangat antusias jika memang terpilih mewakili Indonesia.
"Ya ini kesempatan emas buat saya dan teman-teman," katanya saat ditanya Suara.com lewat pesan WhatsApp, Rabu (30/12/2020).
"Jarang-jarang pemain sepak bola Indonesia punya kesempatan main di Piala Dunia. Ya, saya sih bersyukur yah," sambungnya.
Pemain SKO Ragunan ini berharap apa yang diinginkannya ini bisa tercapai. Pesepakbola kelahiran Jakarta itu juga bertekad berusaha keras agar terpilih masuk ke tim nasional untuk Piala Dunia U-20 2023.
"Iya. Semoga saja diberi kelancaraan sampai waktunya nanti," pungkas pemain yang berposisi penyerang itu.
Timnas Indonesia U-16 di bawah binaan Pelatih Bima Sakti kini sedang fokus persiapan menghadapi Piala Asia U-16 2020 yang dijadwalkan bergulir pada 2021.
Baca Juga: Uji Coba Timnas U-19 di Spanyol Disiarkan Langsung? Ini Jawaban PSSI
Pada kejuaraan tersebut, Garuda Asia --julukan Timnas U-16-- berada di Grup D bersama dengan Jepang, Arab Saudi, dan China.
Berita Terkait
-
DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad
-
Marselino Ferdinan Merapat ke Macan Kemayoran, Jawaban Bos Persija Bikin Penasaran
-
Dukung Ratusan Ribu UMKM, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp103,81 Triliun Pada 2026
-
BRI Pacu Ketahanan Pangan hingga Kucurkan Kredit Rp10,7 Triliun
-
Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan