Suara.com - Gelandang Barcelona, Philippe Coutinho, harus menjalani operasi untuk memperbaiki jaringan lutut atau meniscus yang robek saat pertandingan menghadapi Eibar pada Selasa (29/1/2020). Cedera Coutinho itu membuat manajemen Barcelona bisa sedikit tersenyum.
Philippe Coutinho menambah daftar panjang cedera di skuat Barcelona. Sebelum ditinggal Coutinho, Lionel Messi juga harus absen karena cedera.
Namun, cedera Coutinho ini membawa sedikit angin segar untuk manajemen Barcelona. Mengapa demikian?
Disadur dari laporan Give Me Sport pada Kamis (31/12/2020), Coutinho dibeli Barcelona dari Liverpool pada Januari 2018 lalu. Dalam klausul transfernya, Liverpool berhak mendapatkan bonus jika Coutinho sudah tampil 100 pertandingan bersama Barcelona
Nah, saat imbang melawan Eibar, Coutinho tercatat sudah tampil 90 kali bersama Barcelona. Artinya jika Barcelona memainkan Coutinho 10 kali lagi, maka mereka harus membayarkan 18 juta poundsterling (sekitar Rp342 miliar) kepada Liverpool.
Berkat cedera yang dideritanya, mustahil bagi Barcelona untuk memainkan Coutinho. Apalagi, Coutinho dikabarkan harus menepi dari lapangan selama empat bulan untuk penyembuhan cedera.
Hal itulah yang membuat manajemen Barcelona sedikit berbahagia di atas penderitaan cedera Coutinho. Sebab, mereka bisa lolos untuk membayarkan sejumlah bonus ke Liverpool.
Ditambah Barcelona sebelumnya memiliki niatan untuk tidak membayarkan bonus itu dengan menjual Coutinho lebih cepat. Dengan performa Coutinho yang kurang maksimal, Barcelona tidak ragu untuk melegonya demi lolos dari pembayaran bonus kepada Liverpool.
Meski demikian, Barcelona harus berpikir keras bagaimana mereka bisa menjual Coutinho. Sebab dengan kondisi cedera, sangat susah bagi Barcelona jika ingin melego pemain sepak bola asal Brasil ini di bursa transfer Januari 2021 mendatang.
Baca Juga: Sebelum Shin Tae-yong Datang, Timnas U-19 Masih 'Nyantai' di Spanyol
Sementara itu, Barcelona di musim 2020/21 masih belum tampil konsisten. Lionel Messi cs masih tertahan di posisi ke-6 klasemen sementara LaLiga Spanyol dengan koleksi 25 poin dari 15 pertandingan terpaut 10 angka dari Atletico Madrid yang kokoh di puncak.
Berita Terkait
-
Cedera, Philippe Coutinho Harus Jalani Operasi Lutut
-
Cedera, Musim Penebusan Coutinho di Barcelona Berakhir di Penghujung 2020
-
Mimpi Buruk Philippe Coutinho di Barcelona Berlanjut
-
Jadi Korban El Clasico, Coutinho Batal Perkuat Brasil Hadapi Uruguay
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Nasib Barcelona Jelang Lawatan ke Turin
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
5 Fakta Kemenangan Meksiko di Laga Perdana Piala Dunia 2026: Hujan Kartu Merah
-
Bentrokan Pecah di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi dan Massa Saling Serang
-
Puluhan Ponsel Raib di Pembukaan Piala Dunia 2026, Polisi Curiga Ada Jaringan Copet Internasional
-
Gak Usah Lebay! Respon Nyeleneh Infantino Soal Wasit Somalia Ditolak Masuk AS
-
Pembukaan Piala Dunia 2026 Makan Korban Jiwa: Satu Suporter Meninggal Dunia
-
Di Balik Megahnya Piala Dunia 2026: Buruh Jahit Bola Trionda Cuma Diupah Rp18 Ribu
-
Hasil Meksiko vs Afsel: Julian Quinones Pencetak Gol Pertama Piala Dunia 2026
-
Demo Anti Piala Dunia Memanas, Pendemo Berbaju Hitam-hitam Serang Suporter
-
Australia Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia U-19, Erick Thohir Singgung Soal Kualitas
-
Kamu Harus Tahu! 7 Aturan Baru Piala Dunia 2026: VAR Kini Lebih Berkuasa