Suara.com - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) siap memberi dukungan bagi PSSI dalam mempersiapkan Timnas Indonesia untuk Piala Dunia U-20 2023.
Sebagaimana diketahui, Piala Dunia U-20 2021 resmi dibatalkan oleh FIFA dengan alasan pandemi virus Corona. Kondisi itu membuat jerih payah PSSI mempersiapkan Timnas untuk ajang tersebut secara tak langsung menjadi sia-sia.
Pada awalnya, PSSI mempersiapkan Timnas Indonesia U-19 untuk menghadapi kejuaraan bergengsi itu. Namun, ditundanya Piala Dunia U-20 dua tahun ke depan, membuat pemain yang ada sekarang dipastikan tidak bisa bertanding pada 2023 nanti.
Mayoritas penggawa Timnas Indonesia U-19 saat ini adalah kelahiran 2003. Pada 2023, mereka sudah menginjak usia 21 tahun alias melewati batas yang ditetapkan yakni di bawah 20 tahun.
Mau tak mau, PSSI harus segera mencari solusi untuk kembali mempersiapkan Timnas Indonesia pada 2023 nanti. Terkait rencana itu, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, menegaskan pihaknya siap mendukung.
"Untuk persiapan timnas kita masih tunggu dari PSSI tentang perencanaan TC jangka panjang, siapa yang akan ikut di situ dan sebagainya," kata Zainudin Amali saat menggelar jumpa pers virtual, Selasa (5/1/2021).
"Prinsipnya Kemenpora siap memfasilitasi tapi menunggu perencanaan dari PSSI," tambahnya.
Adapun persiapan terkait infrastruktur, Amali memastikan proses tersebut tetap diselesaikan sesuai dengan rencana. Ia menekankan tak ada pemberhentian pembangunan atau renovasi venue meski Piala Dunia U-20 2021 resmi batal.
Pernyataan Amali sejalan dengan keterangan FIFA di mana mereka menegaskan bahwa di Piala Dunia U20 2023, Indonesia akan tetap dapat keistimewaan sebagai tuan rumah.
Baca Juga: Cetak Gol di Internal Game Timnas U-19, Irfan Jauhari: Kami Tetap Semangat
"Infrastruktur itu tetap jalan sesuai jadwal baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Tidak ada masalah tidak ada penghentian," pungkas Amali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat