Suara.com - Kiper kelahiran Indonesia yang kini berseragam Sampdoria, Emil Audeo Mulyadi, menunjukkan aksi gemilang saat timnya mengalahkan Inter Milan pada pekan ke-16 Serie A Italia, Rabu (6/1/2021) malam WIB.
Sampdoria sukses mengalahkan tamunya, Inter Milan dengan skor 2-1. Dua gol Sampdoria dicetak Antonio Candreva via titik penalti pada menit ke-23 yang kemudian digandakan Keita Balde (38').
Sedangkan Inter Milan hanya bisa membalas satu gol saja melalui Stefan de Vrij pada menit ke-65. Kemenangan Sampdoria dari Inter Milan ini ternyata ada campur tangan pemain keturunan Indonesia.
Adalah Emil Audero Mulyadi yang lahir di Mataram, Indonesia menjadi sosok pahlawan di skuat Sampdoria. Menurut data statistik dari Whoscored, sepanjang pertandingan Audero membuat enam penyelamatan.
Tak hanya itu, Emil juga menunjukkan aksi gemilang yang begitu krusial dengan menepis tendangan penalti Alexis Sanchez. Momen itu terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke-11.
Dalam video tayangan ulang, Audero terlihat tenang saat melakukan penyelamatan penalti tersebut. Dia mampu membaca arah bola tendangan Sanchez ke sisi kanan bawah.
Atas hasil pertandingan ini, Inter Milan akhirnya kembali merasakan kekalahan kedua kalinya dalam Serie A Italia. Nerazzurri pun gagal menyalip rival sekota mereka AC Milan yang ada di puncak klasemen.
Sedangkan Sampdoria sendiri masih tertahan di papan tengah klasemen Serie A Italia dengan koleksi 20 poin dari 16 pertandingan. Namun, berkat kemenangan ini Sampdoria berhasil memutus catatan buruk mereka.
Baca Juga: Lagi, Timnas Indonesia U-19 Batal Beruji Coba Lawan Gimnastic Tarragona
Berita Terkait
-
Inter Milan Gagal ke Puncak Klasemen, Ini Dalih Antonio Conte
-
Inter Milan Tersandung di Kandang Sampdoria, Conte Salahkan Keberuntungan
-
Tumbang di Markas Sampdoria, Conte: Dewi Fortuna seperti Meninggalkan Inter
-
Sanchez Gagal Taklukan Kiper Asal Lombok, Inter Milan Kalah dari Sampdoria
-
Sanchez Gagal Penalti, Inter Milan Tersungkur di Luigi Ferraris
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat