Suara.com - Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer meminta para pemainnya untuk tampil agresif saat bertandang ke markas Burnley dalam laga lanjutan Liga Inggris 2020/2021.
Duel Burnley vs Man Utd akan berlangsung di Stadion Turf Moor, Lancashire, pada Rabu (13/1/2021) dini hari WIB.
Solskjaer sadar, kemenangan atas Burnley bakal membuat timnya jadi pemuncak klasemen Liga Inggris. Mereka bakal menggeser Liverpool yang untuk sementara berada di peringkat pertama hanya dengan keunggulan selisih gol.
“Kami harus agresif. Kami harus menjalani setiap pertandingan dengan rendah hati, bekerja keras," kata Solskjaer dikutip dari laman resmi Manchester United, Selasa (12/1/2021).
"Jangan pernah berpikir bahwa Anda telah memecahkannya jika Anda berada di dekat puncak," tambahnya.
Manchester United melaju kencang musim ini. Tim yang dalam beberapa tahun terakhir kesulitan hanya untuk lolos ke Liga Champions, tiba-tiba jadi penantang serius gelar juara.
MU untuk sementara berada di peringkat kedua klasemen Liga Inggris dengan koleksi 33 poin, serupa dengan Liverpool, dan hanya kalah produktivitas gol.
Namun, Setan Merah memiliki keunggulan satu tabungan pertandingan. Karenanya, kemenangan atas Burnley bakal membuat Manchester United mendepak Liverpool dari puncak.
Meski senang dengan laju timnya musim ini, Solskjaer menekankan bahwa puncak klasemen di tengah musim tidak memiliki arti apa-apa. Dia ingin melihat posisi Manchester United di akhir musim nanti, alih-alih sekarang.
Baca Juga: Disapa David De Gea, Ariel Noah: Nanti Kita Main Bola Lagi!
"Yah, kami lebih baik dibandingkan musim lalu. Kami menang lebih banyak, bikin gol lebih banyaj, dan memainkan sepakbola yang lebih baik," kata Solskjaer.
"Itu positif, tapi seperti yang saya katakan. Tidak ada yang ingat siapa pemuncak klasemen di bulan Januari," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!