Suara.com - Pelatih Fisik Timnas Indonesia, Lee Jae-hong, menanggapi kabar gabungnya Asnawi Mangkualam, ke tim asal Korea Selatan (Korsel), Ansan Greeners. Ia mendoakan pemain yang sebelumnya memperkuat PSM Makassar itu bisa beradaptasi dengan baik.
Hal itu diungkapkannya melalui Instagram pribadinya @rogerio2026a sembari mengunggah sebuah berita terkait kepindahan Asnawi.
"Transfer pertama dari Indonesia ke K-league (Liga Korea)," tulis Lee Jae-hong, Jumat (22/1/2021).
"Semoga dia (Asnawi) bisa beradaptasi dengan baik, dengan liga profesional Korea Selatan yang begitu eksplosif selama pertandingan," ia menambahkan.
Lebih lanjut, Lee mengakui dia punya kedekatan tersendiri dengan pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-sik. Menurutnya, juru racik yang akan membimbing Asnawi punya kualitas yang bagus.
"Pelatih kepala Ansan adalah Kim, pelatih yang sangat baik. Dan kami bekerja sama pada tahun 2014 di U-16 AFC Championship," jelasnya.
"Saat itu dia adalah asisten pelatih. Vamos Asnawi Mangkualam #KitaGaruda," pungkas Lee Jae-hong.
Kedatangan Asnawi ke Ansan Greeners juga atas masukan dari Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. Bek berusia 21 tahun itu disebut-sebut bakal dikontrak selama 1 tahun dengan opsi perpanjangan.
Sekedar informasi, Ansan Greeners adalah klub yang berkompetisi di ajang K League 2, yang merupakan kasta kedua kompetisi sepak bola di Korea Selatan.
Klub berjuluk Serigala Hijau itu belum pernah merasakan kesempatan tampil di K League 1. Prestasi terbaik mereka adalah menempati peringkat kelima K League 2 2019.
Asnawi juga pesepakbola Indonesia pertama yang berseragam klub K-League. Sebelumnya, kompetisi Korsel sempat menampilkan pemain asal Vietnam, Nguyen Cong Phuong bersama Incheon United.
Berita Terkait
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026