Suara.com - Real Madrid memberikan klarifikasi terkait kabar yang mengklaim bahwa mereka akan menarik Achraf Hakimi kembali ke Santiago Bernabeu di tengah perselisihan pembayaran dengan Inter Milan.
Hakimi merampungkan transfer sebesar 40 juta euro (sekitar Rp682 miliar) ke Inter di bursa transfer musim panas 2020, mengakhiri masa baktinya selama tiga tahun di Santiago Bernabeu.
Raksasa Serie A setuju untuk membayar transfer itu dalam sebuah kesepakatan cicilan sebanyak empat kali (masing masing 10 juta euro atau Rp170 miliar).
Cicilan pertama seharusnya jatuh tempo pada Desember tahun lalu, tetapi Inter hingga saat ini masih belum membayarkan dana angsuran itu kepada Real Madrid.
Inter telah meminta Madrid untuk menunda pembayaran pertama bek sayap kanan asal Maroko tersebut, yang dijadwalkan pada Maret 2021.
Inter, seperti klub lainnya, sedang berjuang secara finansial di tengah pandemi COVID-19, tetapi Corriere dello Sport melaporkan bahwa Madrid mengancam untuk membatalkan transfer Hakimi.
Namun, juara bertahan La Liga itu telah mengeluarkan sebuah pernyataan resmi untuk meluruskan rumor tersebut.
“Berkenaan dengan informasi yang diterbitkan oleh Corriere dello Sport tentang dugaan ketegangan antara klub kami dan Inter Milan, Real Madrid CF ingin menjelaskan bahwa laporan seperti itu benar-benar salah,” kata Madrid dalam sebuah pernyataan di situs resmi mereka yang dikutip Goal pada Sabtu (23/1/2021).
“Real Madrid tidak pernah meminta jaminan dari Inter Milan, seperti yang dinyatakan dalam publikasi."
Baca Juga: Hujan Gol di Stadion Olimpico, AS Roma Susah Payah Tundukkan Spezia
"Ketentuan transfer pemain ke Inter dibingkai dalam hubungan kontraktual yang biasa dan normal antara klub sepak bola."
“Terutama dalam kasus ini dengan Inter Milan, Real Madrid selalu dan terus menjaga hubungan yang sangat baik sebagai klub bersejarah dan bersahabat.”
Agen Hakimi, Alejandro Camano, juga menolak laporan tersebut dengan mengatakan bahwa ia tidak tahu apa-apa tentang hal itu.
“Kami belum menerima panggilan dari Madrid. Achraf bahagia di Inter dan hanya berkonsentrasi melakukan yang terbaik untuk Inter."
"Tujuannya adalah menang dengan seragam Inter, dan ia tidak memikirkan hal lain."
Pemain berusia 22 tahun itu telah mencetak enam gol dalam 24 penampilan di semua kompetisi untuk Nerazzurri hingga saat ini, sementara juga menyumbangkan enam assist untuk rekan satu timnya.
Berita Terkait
-
Media Italia Klaim Jay Idzes Sebagai Rekrutan Terbaik Sassuolo Musim Ini
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
Detik-detik Menegangkan Lionel Messi Tersungkur Diterjang Fans dan Sekuriti di Puerto Rico
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Video Muka Linglung Lionel Messi Dibanting Penyusup Saat Laga Uji Coba Inter Miami
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
3 Laga 8 Hari! Dewa United Dihajar Jadwal Neraka, PSSI Beri 'Bantuan' Jelang Duel Asia
-
Pelatih Almeria Ingin Rekrut Cristiano Ronaldo
-
Jelang Duel Papan Atas BRI Super League, Persija Jakarta Punya Keyakinan Lebih Libas Borneo FC
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras