Seperti dilansir BBC Indonesia, frasa voodoo merupakan praktik budaya masyarakat suku Afrika Barat yang sering dianggap sebagai kepercayaan karena memiliki unsur spiritual.
Bukan rahasia pula jika orang-orang kulit hitam seringkali dikaitkan dengan praktik voodoo ini.
Nah, aksi tak terpuji Ibra kali ini pun dikaitkan dengan isu rasisme. Tak heran mengapa kata-kata Ibrahimovic dinilai bernada rasial, lantaran Lukaku sendiri memang keturunan Kongo, Afrika meski sang striker berpaspor Belgia.
Dikutip dari Rai Sport, sumber Inter mengatakan Lukaku sangat terhina oleh kata-kata Ibrahimovic dan mencoba membela diri dengan berkata "berhenti menertawakanku", yang akhirnya berakhir dengan perseteruan.
Jika menilik dugaan rasial, tampaknya insiden ini pun akan diusut oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Apabila benar demikian, Ibra sangat berpotensi untuk dijatuhi hukuman.
Kembali ke pertandingan, Ibra sendiri akhirnya harus diusir lapangan setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-58 pasca melanggar Aleksandar Kolarov.
Saat itu AC Milan masih unggul 1-0 atas sang rival berkat gol Ibra sendiri yang lahir pada menit ke-31.
Namun sayang, kalah jumlah pemain, AC Milan pun ketetaran. Yang lebih menyakitkan bagi Ibra, Lukaku mencetak gol penyama kedudukan via titik putih pada menit ke-71.
Lalu, di penghujung laga Inter berbalik unggul lewat gol tendangan bebas Christian Eriksen. Inter pun menang 2-1 dan berhak melaju ke semifinal Coppa Italia, sementara Ibra dan AC Milan harus menelan pil pahit.
Baca Juga: Comeback, Inter Milan Singkirkan AC Milan dari Coppa Italia
Berita Terkait
-
AC Milan Digilas Chelsea 0-3, Ruben Amorim Singgung Suporter Indonesia
-
1.200 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Chelsea Vs AC Milan di GBK, Libatkan Tim Jibom hingga K-9
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Hasil Inter vs Milan Tanpa Pemenang, Cristian Chivu Santai: Hasil Tak Penting
-
Legenda AC Milan Franco Baresi Meninggal Dunia, Pernah Terkesan dengan Suporter Indonesia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi