Suara.com - PSSI kembali mengadakan kursus kepelatihan Lisensi C AFC yang berlangsung di kota Malang, Jawa Timur. Kursus ini telah dimulai sejak 18 Januari lalu dan akan rampung 31 Januari.
Kursus kepelatihan terus digeber oleh PSSI demi mendapatkan pelatih-pelatih yang berkualitas di masa depan dan memiliki lisensi sesuai standar AFC. Sebanyak 26 calon pelatih mengikuti kursus ini.
Menariknya sejumlah pemain Timnas Indonesia dan penggawa klub Liga 1, yang usianya relatif masih muda-muda, turut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Sebut saja Hansamu Yama Pranata dan Oktafianus Fernando (Persebaya Surabaya), Hendro Siswanto, Johan Ahmat Farizi dan Dendy Santoso (Arema FC), Samsul Arif (Persita Tangerang), dan beberapa lainnya.
Pada kursus kepelatihan ini, bertindak sebagai instruktur adalah pelatih kawakan Tanah Air, Bambang Nurdiansyah yang ditemani oleh mantan pelatih Arema FC dan Persik Kediri, Joko Susilo sebagai asisten instruktur.
Direktur Teknik PSSI, Indra Sjafri menyebut saat ini pihaknya tengah fokus meningkatkan kualitas pelatih lokal.
"Sesuai dengan arahan dari Ketua Umum PSSI, saat ini memang sedang fokus untuk menciptakan, menambah dan meningkatkan pelatih-pelatih handal di Tanah Air," kata Indra Sjafri dalam rilis yang diterima Suara.com.
"Jadi, ini saatnya berkembang bersama untuk memperbaiki kualitas sepakbola Indonesia. Kami berharap semakin banyak pemain saat aktif bermain sudah mengikuti kursus pelatih," tambahnya.
Berikut 26 nama peserta kursus kepelatihan Lisensi C AFC di Malang:
Baca Juga: Prediksi Manchester United vs Sheffield United: Tim Tamu Tanpa Beban
1. Petua Arrin Akka Dipiarsa (Askab Nganjuk)
2. Dhanu Rosadhe (Askab Tuban)
3. Muhammad Slamet (Askab Pasuruan)
4. Mokhamad Syaifudin (Persebaya Surabaya)
5. Dhany Kusmanto (Askot Batu)
6. Mohammad Abdullah Choirul Umar (Askab Kediri)
7. Ajang Widyaningtyas (Asprov Jawa Tengah)
8. Margono Asnan (Askot Surabaya)
9. Roni Firmansyah (Askab Pasuruan)
10. Sutrisno (Assyabaab FC / Askab Pasuruan)
11. Endrik Vedes Waluyo (Arema FC)
12. M. Choirul Anwar (Askot Surabaya)
13. Fandi Eko Utomo (PSIS Semarang)
14. Dwi Yudha Purnama Hakim (Askab Mojokerto)
15. Tommy Guruh Hartawan (Aksab Bangkalan)
16. Fajar Setyawan (Askot Blitar)
17. Beny Wahyudi (PSIM Jogja)
18. Johan Ahmat Farizi (Arema FC)
19. Hendro Siswanto (Arema FC)
20. Samsul Arif Munip (Persita / Askab Bojonegoro)
21. Hansamu Yama Pranata (Persebaya Surabaya)
22. Hendi Gunawan (Asprov Jawa Barat)
23. Oktafianus Fernando (Persebaya Surabaya)
24. Johny Cahya Kusuma Wijaya (Askot Surabaya)
25. M. Yani Fatkhur Rohim (Askab Pasuruan)
26. Dendy Santoso (Arema FC)
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia
-
Babak I Timnas Indonesia vs Timor Leste: Garuda Mendominasi, Dylan Niski Pontang Panting
-
Profil Bek Timor Leste yang Hantam Thom Haye, Punya Kesamaan dengan Mitchell Baker
-
Rekam Jejak Wasit Asal Korsel Laga Timnas Indonesia vs Timor Leste, Pernah Buat Malu Shin Tae-yong
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Timor Leste: Mitchell Baker Cetak Berapa Gol?
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo, Polisi Buka Peluang Lakukan Ekshumasi
-
Hidup di Layar: Mengapa Kita Cepat Lelah di Era yang Serba Mudah?
-
Sembunyi di Bawah Meja Demi Nyawa: Tragedi Mei 1998 Lewat Mata Bocah Cina
-
Kebakaran Hotel Pullman Central Park Dipicu Fenomena Listrik di Lantai 2
-
Stok Rudal Pencegat AS Menipis Akibat Perang Panjang Lawan Iran
-
Cara Cek Riwayat Servis Mobil Bekas sebelum Membeli, Jangan Sampai Tertipu
-
ShopeePay Perluas Adopsi QRIS Tap, Bayar TransJakarta dan KRL Kini Cukup Tempel Ponsel NFC
-
V-KOOL Rilis Luxor Gold Pelindung Cat Mobil Terbaru GIIAS 2026
-
Mimpi Cuan 7 Kali Lipat dari Dubai Berujung Apes, Uang Rp60 Juta Milik Warga Bandar Lampung Amblas
-
Di Mana Saya Bisa Membeli Cushion dengan Harga Terjangkau secara Online? Cek Daftarnya