Suara.com - Kiper Ajax Amsterdam, Andre Onana, dijatuhi hukuman larangan bermain selama 12 bulan alias setahu. Pasalnya kiper 26 tahun itu terbukti tak lolos tes doping.
Menyadur dari laman resmi klub, Onana terbukti menggunakan obat-obatan terlarang pada Oktober 2020. Saat dites, urinenya terbukti mengandung zat furosemide.
Akibat kelakuan tersebut, Onana dihukum UEFA dilarang berkecimpung di dunia sepak bola selama 12 bulan atau setahun. Hukuman tersebut berlaku mulai 5 Februari 2021.
"Pada pagi hari tanggal 30 Oktober Onana merasa tidak enak badan. Dia ingin minum obat. Tanpa disadari, dia mengonsumsi Lasimac, obat yang sebelumnya diresepkan untuk istrinya," demikian pernyataan resmi Ajax.
Sementara itu, pihak Ajax telah melakukan banding terkait hukuman Onana. Mereka berdalih kiper andalannya itu tidak sengaja untuk memperkuat dirinya.
"Kami mengharapkan penangguhan bersyarat atau penangguhan yang jauh lebih pendek dari dua belas bulan ini, karena itu tidak dimaksudkan untuk memperkuat tubuhnya atau meningkatkan kinerjanya," ujar Direktur Ajax Edwin Van Set Sar.
Absennya Andre Onana tentu jadi pukulan berat buat Ajax. Sebab dirinya adalah kiper andalan dengan catatan 142 penampilan sejak bergabung pada 2015, dan musim ini ia tercatat sudah mengemas sembilan kali clean sheet di Liga Belanda.
Berita Terkait
-
Baru Debut Langsung Nyekor, Aksi Striker Timnas Garuda Bikin Juara Belanda Gigit Jari
-
Kata-kata Bomber Timnas Indonesia Ole Romeny Lanjutkan Karier di Fortuna Sittard
-
Clean Sheet Lawan Mozambik, Maarten Paes Dipuji Klub Raksasa Eropa
-
Emil Audero Pernah Jadi Korban, Posisi Maarten Paes Terancam Saat Ajax Bidik Yann Sommer
-
Pelatih Ajax Akui Kehebatan Maarten Paes Hadapi Penalti: Dia Kiper Lincah yang Bagus
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan