Suara.com - Pemain asal Indonesia Asnawi Mangkualam sudah empat hari menjalani karantina mandiri di Korea Selatan sebelum diperkenalkan secara resmi oleh tim barunya yang berkompetisi K-League 2, Ansan Greeners FC.
Berbagai macam hal dilakukan oleh pemain yang sebelumnya memperkuat PSM Makassar itu selama menjalani karantina yang masih menyisakan 10 hari lagi. Kecuali menyaksikan drakor alias drama Korea yang sangat digemari masyarakat Indonesia saat ini.
"Saya kurang suka menyaksikan drakor atau film semacam itu," kata Asnawi dalam bincang-bincang bersama PSSI Pers secara virtual, Sabtu (6/2/2021).
"Selama di sini sudah empat hari nggak boleh keluar kamar. Kalau mau makan masak sendiri dan latihan di kamar karena sudah disediakan alat fitnes," jelas pemain 21 tahun itu.
"Empat hari ini ya masak, nonton, gitu-gitu saja," tambah pemain yang sempat berseragam Persiba Balikpapan itu.
Tak ingin waktunya terbuang percuma, Asnawi mengaku sedikit demi sedikit belajar bahasa Korea. Ia belajar dari kamus yang diberikan oleh Ansan Greeners FC.
"Soal bahasa masih adaptasi, tapi mungkin ada translator cuma belum tau seperti apa. Di sini juga baca-baca karena disediakan kamus," pungkasnya.
Asnawi akan diperkenalkan kepada fans klub barunya selepas masa karantina. Asnawi meneken kontrak berdurasi satu tahun dengan Ansan Greeners dengan opsi perpanjangan 12 bulan.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Level Permainan Asnawi Membuatnya Pantas Bersaing di Korsel
Berita Terkait
-
Presiden Korsel Minta Prabowo ke Korut untuk Buka Dialog
-
Netflix Buka Suara soal Rumor Produksi Season 2 Drakor Teach You a Lesson
-
Bertabur Bintang Beken, 5 Drakor Adaptasi Webtoon Ini Malah Anjlok di TV Korea
-
Sekali Duduk Tamat! 7 Rekomendasi Drakor yang Bikin Susah Berhenti Nonton
-
Seru Banget! 5 Rekomendasi Drakor Aksi yang Bikin Tegang Sekaligus Terhibur
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo