Suara.com - Sejumlah pertandingan Liga Belanda harus ditunda setelah muncul peringatan dari otoritas setempat mengenai kemungkinan badai salju yang melanda Negeri Kincir Angin ini.
Laga-laga yang ditunda itu adalah yang dilangsungkan Minggu, sedangkan klub-klub yang bertanding Sabtu, kickoff lebih cepat dari jadwal semula.
"KNMI (badan pemantau cuaca milik pemerintah Belanda) telah mengeluarkan kode merah untuk Minggu dan kami telah sepakat satu sama lain dalam sepak bola bahwa kami tidak akan bermain sepak bola jika kode merah," kata manajer kompetisi Liga Belanda Jan Bluyssen dalam laman De Telegraaf, Minggu.
Ada empat jadwal pertandingan yang ditunda yang seharusnya diadakan Minggu yakni Ajax melawan FC Utrecht, Willem II menghadapi ADO Den Haag, Groningen menantang Feyenoord, dan VVV Venlo versus Sparta Rotterdam.
Belum ada pengumuman kapan laga itu akan digelar. Otoritas sepak bola Belanda, KNVB, masih akan memantau berapa lama badai berlangsung.
Penundaan ini dikritikan keras oleh pelatih Feyenoord Dick Advokaat yang menilai seharusnya KNVB mengumumkannya lebih awal apabila sudah mengetahui badai akan datang.
Ajax juga mengonfirmasi perihal penundaan ini dalam laman resminya. Menariknya laga Ajax vs FC Utrecht juga pernah ditunda tahun lalu dalam bulan yang sama saat badai Ciara menerjang negara tersebut.
"Pertandingan akan dijadwalkan ulang secepatnya. Secara kebetulan, pertandingan melawan FC Utrecht juga ditunda setahun yang lalu seperti saat ini. Pada saat itu, badai Ciara menjadi penyebabnya," tulis Ajax.
Baca Juga: Tak Lolos Tes Doping, Kiper Ajax Andre Onana Diskor 12 Bulan
Berita Terkait
-
Tak Lolos Tes Doping, Kiper Ajax Andre Onana Diskor 12 Bulan
-
Mewah, FC Utrecht Bikin Video Khusus untuk Perkenalan Bagus Kahfi
-
Derbi De Klassieker: Ajax Menang Tipis atas Feyenoord
-
Hasil Liga Belanda: Drama Delapan Gol, PSV Kalahkan Sparta Rotterdam 5-3
-
Liga Belanda Makin Seru, PSV Dipermalukan AZ Alkmaar 1-3 di Kandang
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Deretan Bintang Timnas Indonesia yang akan Absen di Piala AFF 2026
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
Calon Bek Timnas Indonesia Kirim Sindiran ke Manchester United
-
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Rekor 2-2-3 Jadi Alarm, Garuda Muda Wajib Waspada
-
Bek Iran Siap Mati Demi Negara, FIFA Pastikan Team Melli Tampil di Piala Dunia 2026
-
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia U-17: Prediksi Line Up dan Taktik Garuda
-
3 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17 yang Siap Bikin Malaysia Merana di Stadion Joko Samudro
-
Timnas Iran Tegaskan Tetap Main di Piala Dunia 2026, Skenario Playoff Darurat Batal
-
Simon Grayson Bongkar Taktik Rumit John Herdman di Timnas Indonesia
-
Eks Manajer Sunderland Ungkap Alasan Mau Gabung Timnas Indonesia