"Dulu saya merasa kesulitan karena tidak bisa menyampaikan pemikiran saya. Namun, banyak orang yang berada di belakang saya, jadi saya tahu saya mendapatkan dukungan di klub ini. Saya hanya perlu tenang dan tetap diam."
"Saya sangat tidak beruntung mengalami cedera dalam periode saya di Manchester United, ada beberapa, tetapi saya yakin bisa menjadi pemain penting di sini. Saya ingin berada di sini dan menunjukkan kepada orang-orang apa yang bisa saya lakukan," celoteh Shaw.
Ketika dilatih Mourinho, yang kini menjadi pelatih Tottenham Hotspur, Shaw memang sempat mengalami dua cedera yang membuatnya menepi sangat lama.
Tercatat Shaw mengalami cedera paha cukup serius, yang membuatnya harus absen membela Manchester United dari 30 Oktober 2016 hingga 2 Januari 2017. Shaw kemudian cedera kaki dari periode 30 April hingga 20 Agustus 2017.
Berbanding 180 derajat dengan masa lalunya, peruntungan Shaw di Manchester United nampaknya kini sudah benar-benar berubah di bawah kepelatihan Solskjaer.
Pengoleksi 8 caps bersama Timnas Inggris itu kini menjadi salah satu pemain yang tak tergantikan di skuat utama Setan Merah.
"Bersama Ole, semuanya begitu berbeda. Semuanya positif untuk saya. Ya, gaya melatih manajer begitu menguntungkan bagi saya untuk saat ini," kata Shaw.
"Soal manajemen pemain, dia tidak ada duanya. Dia benar-benar bagus. Dia sangat dekat dengan seluruh pemain yang ada di skuat," Shaw melayangkan pujian untuk pelatih berpaspor Norwegia itu.
"Saya merasa dia tahu persis apa yang perlu dilakukan untuk mengeluarkan potensi terbaik dari para pemain. Saya bisa bermain di dalam kombinasinya. Tentu saja, selalu menyenangkan ada sosok yang bisa menjadi sandaran."
Baca Juga: Prediksi Barnsley vs Chelsea, Menanti Rotasi Thomas Tuchel
"Semuanya menjadi lebih baik, tapi masih banyak hal yang akan datang dan saya masih cukup muda. Jadi, saya masih memiliki waktu untuk berkembang dan semoga menjadi pemain top."
"Jika membandingkan masa Jose dan Ole di Manchester United, saya pikir memang beda ya. Untuk saya pribadi, ini benar-benar situasi yang berbeda," pungkas pemain jebolan akademi Southampton itu.
Berita Terkait
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Latihan Timnas Belanda Memanas, Eks Striker Manchester United Hajar Rekan Sampai Cedera
-
Sadio Mane Ungkap Pernah Sepakat Gabung Manchester United, Kini Buka Peluang Kembali ke Liga Inggris
-
Piala Dunia 2026 Sedang Panas, Ryan Giggs Pilih Basah-basahan dengan Wanita Muda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey