Suara.com - Sudah lebih dari setahun Shin Tae-yong menangani Timnas Indonesia, dan juru taktik asal Korea Selatan itupun sudah melihat dan mengetahui karakter-karakter para pemain di negeri ini.
Shin Tae-yong menyebut kemampuan pemain-pemain Indonesia tak berbeda jauh dengan pemain dari luar negeri. Hanya saja, ada beberapa kekurangan yang harus ditingkatkan.
Mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu menyebut fisik pemain dan mental harus ditingkatkan. Dengan harapan, kualitas para pemain Indonesia bisa setara dengan pemain di luar negeri.
"Jadi apa yang dirasakan memang kemampuan pemain Indonesia tak kalah dengan pemain dari luar negeri, termasuk Asia," kata Shin Tae-yong di lapangan D, Senayan, Jakarta, Rabu (10/2/2021).
"Kurangnya mental dan fisik. Untuk jadi high level perlu tingkatkan hal ini," tambah pelatih berusia 51 tahun tersebut.
Shin Tae-yong mengaku kesulitan untuk melihat perkembangan para pemain dan juga sulit memburu bakat baru untuk tim nasional karena tidak adanya kompetisi di Tanah Air.
"Umpama liga bergulir, pasti akan kami tunjukkan performa terbaik kami," pungkasnya.
Shin Tae-yong saat ini sedang mempersiapkan skuat Timnas Indonesia U-23 yang akan berlaga di SEA Games 2021.
Sebanyak 36 pemain dipanggil mengikuti training camp (TC) yang berlangsung di Jakarta pada 8 hingga 28 Februari 2021.
Baca Juga: Liga 1 Rencana Digelar 11 Juni 2021 - 11 Maret 2022, Begini Formatnya
Namun, kabar terbaru menyebut pemusatan latihan akan diperpanjang dengan tujuan memaksimalkan kondisi fisik para pemain.
Berita Terkait
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan
-
Dua Pemain Keturunan Indonesia Kirim Ucapan Menyentuh HUT RI 81
-
Comeback Dramatis, Dean James Bantu Go Ahead Eagles Tahan Feyenoord 2-2
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
Terkini
-
Wajib Tahu! Contoh Susunan Acara Maulid Nabi di Masjid yang Tertib dan Khidmat
-
5 Tips Menyetel Tinggi Sadel dan Seatpost Sepeda MTB agar Tidak Cepat Pegal
-
Demo Mahasiswa di Bundaran HI, Polda Metro Siapkan Pengalihan Arus Situasional
-
1.624 Kali Digoyang Gempa Susulan, Begini Kondisi Terkini Flores Menurut BMKG
-
Review Kill Boksoon: Pembunuh Bayaran yang Sulit Memahami Putrinya Sendiri
-
Ketika Perhatian Publik Berpindah, Siapa Mengawal Penyelesaiannya?
-
Ribuan Warga Ikuti Upacara HUT ke-81 RI di Grahadi, Gubernur Khofifah Apresiasi Nasionalisme
-
Pekanbaru Diselimuti Kabut Asap, Penerbangan di Bandara SSK II Normal
-
Tiga Pelajar di Tanggamus Nekat Jambret iPhone 17 Pro Max Senilai Rp26 Juta
-
Mohon Izin Kurang Sehat, Eks Menag Yaqut Telan Obat Anti Nyeri Hadapi Sidang untuk 'Lawan' Jaksa