Suara.com - Pelatih Ansan Greeners, Kim Gil-sik, berharap pemain asal Indonesia, Asnawi Mangkualam, tidak mengecewakannya. Ia ingin sang pemain bisa mematahkan penilaian negatif terkait sepakbola Asia Tenggara (ASEAN).
Seperti diketahui, PSM Makassar telah resmi melepas Asnawi Mangkualam ke Ansan Greeners, tim yang saat ini berkompetisi di K-League 2 atau kasta kedua liga Korea Selatan.
Saat ini pemain berusia 21 tahun tersebut sedang menjalani karantina di Korsel. Setelah karantina yang berlangsung 14 hari itu selesai, Ansan Greeners baru akan perkenalkan Asnawi secara resmi.
Kim Gil-sik berharap pada Asnawi. Baginya, banyak keuntungan yang didapat jika langganan Timnas Indonesia ini bisa menunjukkan performa yang bagus bersama Ansan Greeners.
"Kita akan saling menguntungkan. Secara pribadi, saya menginginkan Asnawi mematahkan penilaian negatif tentang sepakbola Asia Tenggara. Sudut pandang saya telah berubah sejak beberapa tahun terakhir setelah saya menghadapi tim asal ASEAN di timnas kelompok umur,” kata Kim Gil-sik dikutip dari media asal Korsel, Sportal Korea, Jumat (12/2/2021).
“Di masa lalu, selisih tiga sampai empat gol menjadi hal yang lumrah. Tapi sekarang K-League bisa menjadi tempat impian bagi pemain Asia Tenggara. Jika Asnawi memperlihatkan performa bagus, sepakbola Asia Tenggara akan diakui pada masa mendatang," ia menjelaskan.
Kim Gil-sik kembali mengungkit rekomendasi yang diberikan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, terkait kemampuan Asnawi Mangkualam.
Kesan positif terhadap Asnawi makin kuat setelah ia melihat rekaman video performa pemain yang lahir pada 24 Oktober 1999 tersebut.
"Saya percaya kepada Shin Tae-yong 100 persen. Tidak ada orang yang tahu tentang K-League dan Asnawi seperti Shin," jelas Kim Gol Sik.
Baca Juga: Gabung Ansan Greeners, Asnawi Mangkualam Nomor Duakan Nilai Kontrak
"Shin bilang, seorang bek membutuhkan kegigihan dalam bertanding. Cara bermain dia (Asnawi) menarik perhatian saya," pungkas Kim Gil-sik.
Menurut informasi sebelumnya, Asnawi kemungkinan selesai menjalani karantina pada 17 Februari mendatang. Ia dilaporkan dikontrak selama satu tahun dengan opsi perpanjangan 12 bulan.
Berita Terkait
-
Jean-Paul van Gastel Soroti Finishing PSIM Jelang Lawan PSM Makassar
-
Eks PSM Bongkar Paspor Gate Pemain Keturunan Indonesia dan Alasan Tolak Jadi WNI
-
Wiljan Pluim Bongkar Skandal Paspor, Soroti Dampaknya ke Pemain Timnas Indonesia
-
Link Live Streaming PSM Makassar vs Persis Solo, Tontonan Duel Sengit di Parepare!
-
Reuni dengan Pemain-pemain Timnas Indonesia, Shin Tae-yong: Muridku Tercinta
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah
-
Luciano Spalletti Merendah usai Juventus Permalukan Atalanta di Bergamo
-
Bantai Australia 4-0, Vietnam Raih Tempat Ketiga Piala AFF Futsal 2026
-
Link Live Streaming Final Piala AFF Futsal 2026: Timnas Futsal Indonesia vs Thailand
-
Isu Pindah Tuan Rumah Menguat, AFC Tegaskan Piala Asia 2027 Tetap di Arab Saudi
-
Cetak 2 Gol Injury Time untuk VVV Venlo, Dean Zandbergen Kirim Sinyal Bela Timnas Indonesia
-
Jan Olde Riekerink Pasang Target Akhiri Musim di Enam Besar
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United