Suara.com - Pelatih Valencia Javi Gracia tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya usai anak-anak asuhnya dibantai Real Madrid di Estadio Alfredo Di Stefano.
Dalam laga yang berlangsung Minggu (14/2/2021), Valencia kalah telak dengan dua gol tanpa balas. Dua gol Madrid dalam laga itu dicetak oleh Karim Benzema dan Toni Kroos.
Menurut Gracia, para pemainnya tampil buruk dan strategi yang diterapkan tidak berjalan. Yang paling membuatnya kesal adalah mental para pemain yang drop dan gagal bangkit setelah gol Benzema di menit 12.
"Ketika Anda memiliki pertandingan seperti yang kami lakukan hari ini, itu karena banyak keadaan yang berbeda," kata Gracia usai pertandingan.
"Sebagian tergantung pada keunggulan lawan kami, yang tidak perlu menjadi yang terbaik, dan sebagian juga tergantung pada kami karena kami tidak berada pada level yang seharusnya," sambungnya kesal.
"Kami memiliki strategi di awal pertandingan - menjadi lebih agresif dan menekan di area lawan."
"Tapi dengan kami kehilangan bola [begitu banyak], kami menghabiskan seluruh waktu bertahan di kotak kami sendiri dan tidak mampu merangkai dua operan bersama."
"Di babak kedua, mengingat keunggulan yang mereka rasakan dan sedikit ancaman kami di kotak lawan, saya pikir itu terlalu mudah bagi mereka. Pelatih memiliki tanggung jawab penuh atas segalanya," pungkasnya seperti dimuat Marca.
Gagal membawa pulang poin, Valencia tertahan di posisi 13 klasemen sementara La Liga dengan 24 poin. Sementara Real Madrid, beranjak ke posisi dua.
Baca Juga: Perasaan Zidane Campur Aduk Usai Real Madrid Lumat Valencia
Mengantongi 49 poin, Madrid unggul tiga poin dari Barcelona yang ada di posisi tiga dan tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen Atletico Madrid.
Berita Terkait
-
Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak di Brasil hingga 2030, Kantongi Gaji Rp170 Miliar
-
Resmi! Dayot Upamecano Perpanjang Kontrak di Bayern Munich, Real Madrid dan PSG Gigit Jari
-
Real Madrid Pastikan Kylian Mbappe Siap Lawan Real Sociedad, Arbeloa Janjikan Tiga Poin
-
Dihajar 4 Gol di Babak Pertama, Hansi Flick Jabarkan Masalah Barcelona saat Hadapi Atletico
-
Tottenham Hotspur Tertarik Boyong Antonio Rudiger
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat