Suara.com - Fase gugur Liga Champions musim 2020/2021 yang dimulai dari babak 16 besar siap bergulir mulai Rabu (17/2/2021) dini hari WIB.
Selain Barcelona vs PSG, big match juga akan tersaji dini hari nanti di mana klub Bundesliga Jerman, RB Leipzig akan bentrok dengan klub raksasa Inggris, Liverpool pada pukul 03.00 WIB.
Seharusnya Leipzig akan menjamu Liverpool di markas mereka, Red Bull Arena, pada leg pertama ini.
Akan tetapi imbas protokol COVID-19 yang diterapkan di Jerman, Leipzig harus rela menggelar laga kandang mereka ini di venue netral.
Partai leg pertama RB Leipzig vs Liverpool akan dilangsungkan di Hungaria, yakni di Puskas Arena di Kota Budapest.
RB Leipzig sendiri kini tengah dalam laju positif semenjak kalah dari Mainz dengan skor 2-3 pada 23 Januari lalu di Bundesliga Jerman.
Empat laga terakhir, termasuk satu di DFB Pokal, disapu bersih tim asuhan Julian Nagelsmann dengan kemenangan, bahkan sukses melesakkan 10 gol dalam empat laga tersebut.
Tren positif Leipzig itu berbanding terbalik dengan performa Liverpool, sang juara bertahan Liga Inggris yang kini harus terdampar di peringkat keenam klasemen Premier League sampai pekan ke-24.
Torehan negatif itu adalah buah kekalahan beruntun dalam tiga pertandingan terakhir di liga, dengan gawang mereka kemasukan 8 gol dari tiga pertandingan tersebut!
Baca Juga: RB Leipzig vs Liverpool, Konsentrasi Baby Mourinho Terpecah?
Tak ayal, Liverpool kini terseok-seok dan nampaknya sudah harus mengubur asa mereka untuk mempertahankan gelar juara Liga Inggris.
The Reds --julukan Liverpool-- saat ini terpaut 13 poin dari Manchester City yang bertengger di puncak klasemen, terlebih rival mereka itu masih memiliki tabungan satu laga tunda.
Sama-sama Lolos dari Grup Maut
Jika bicara perjalanan di Liga Champions musim ini menuju babak 16 besar, Leipzig lolos dari Grup H yang disebut-sebut banyak orang sebagai grup neraka.
Die Roten Bullen --julukan RB Leipzig-- lolos sebagai runner-up grup di bawah tim raksasa Prancis, Paris Saint-Germain.
Kelolosan armada Nagelsmann itu tak lepas dari kemenangan vital 3-2 di kandang atas Manchester United pada matchday pamungkas fase grup lalu.
Berita Terkait
-
Minat Klub Arab Mulai Meredup, Mohamed Salah Bakal Balik ke Serie A Italia?
-
Mantan Striker Liverpool Resmi Gabung Klub Uni Emirat Arab
-
Liverpool "Diharamkan" Dapat Penalti? Arne Slot Mulai Hilang Kesabaran
-
Imbang Lawan Leeds United, Liverpool Tertahan di Posisi Empat Klasemen Sementara
-
Liverpool vs Leeds: Cody Gakpo Bidik Rekor Langka Ian Rush di Awal 2026
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik