Suara.com - Siapa tak mengenal profil Pep Guardiola di dunia persepakbolaan? Sosoknya yang tak hanya mahir sebagai pemain namun juga sebagai pelatih ini telah sekian lama malang melintang di dunia tersebut.
Tentu saja, nama besarnya tidak hanya sekedar omong kosong, karena terbangun dari pencapaian-pencapaian yang ditorehkan dalam karirnya. Berikut profil singkat Pep Guardiola untuk Anda.
Lahir pada 18 Januari 1971, pria 50 tahun ini memiliki nama asli Josep Guardiola i Sala. Ia lahir di Santpedor, Spanyol.
Masa kecilnya dihabiskan di negara tersebut, dan mulai masuk ke dunia sepak bola ketika ia bergabung dengan akademi Barcelona, dan terus meniti karir hingga akhirnya berhasil memasuki tim utama.
Karier Pep Guardiola, dari Gelandang Bertahan menjadi Pelatih Handal
Sebagian besar karier persepakbolaannya sebagai pemain terbangun sejak ia berada di Barcelona. Namun ia juga sempat merasakan rumput di Italia, Qatar, hingga Meksiko.
Beberapa klub yang menggunakan jasanya antara lain Barcelona FC (1990-2001), Bercia (2001-2002), AS Roma (2002-2003), Al-Ahli (2003-2005), dan Dorados (2005-2008). Jangan lupa, selama masa aktifnya sebagai pemain Pep juga sempat masuk dalam skuad tim nasional Spanyol dan Catalunya.
Sedangkan untuk kepelatihan dan manajer, ia memulainya ketika menangani tim Barcelona B (2007-2008). Kemudian ia mendapatkan kepercayaan untuk memegang posisi tersebut di Barcelona FC tahun 2008 sampai 2012.
Baca Juga: Unggul 10 Poin di Puncak Klasemen, Guardiola: Manchester City Belum Juara
Selanjutnya, ia singgah ke Bayern Munchen di tahun 2013 sampai 2016, dan terakhir di Manchester City hingga saat ini.
Setelah berbicara mengenai karir, rasanya kurang lengkap jika tidak disertai pencapaian yang didapatkan Pep Guardiola. Sebagai pemain, ia sukses membawa Barcelona FC menjuarai La Liga sebanyak 6 kali, kemudian Copa del Ey sebanyak 2 kali, Piala Super Spanyol 4 kali, Piala Eropa dan Piala Winners masing-masing 1 kali, dan Piala Super UEFA sebanyak 2 kali. Pep juga membawa Spanyol memenangkan Medali Emas Olimpiade tahun 1992.
Untuk capaian Pep Guardiola di bidang kepelatihan sendiri juga tak kalah banyak. Mulai dari membawa Barcelona menjuarai La Liga, Copa del Rey, Piala Super Spanyol, Liga Champion UEFA, Piala Super UEFA, hingga Piala Dunia Antarklub FIFA, semua sudah dirasakannya.
Selain itu, ia juga membawa Bayern Munich merasakan gelar Bundesliga, DFB-Pokal, UEFA Super Cup, serta FIFA Club World Cup tahun 2013. Terakhir di klubnya saat ini, Manchester City, ia membawa gelar Premier League, FA Cup, EFL Cup, dan FA Community Shield.
Demikian profil Pep Guardiola, pemain handal yang jadi pelatih ulung!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Tag
Berita Terkait
-
Unggul 10 Poin di Puncak Klasemen, Guardiola: Manchester City Belum Juara
-
Genit, Pep Guardiola Ungkap Ada WAGs Manchester City yang Menyukainya
-
Rodri: Guardiola Pelatih Terhebat Dunia saat Ini
-
Zinedine Zidane Jadi Pelatih dengan Bayaran Endorse Termahal di Dunia
-
Kagetnya Pep Guardiola Melihat Kebangkitan John Stones di Manchester City
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan