Suara.com - Manchester City saat ini sedang duduk nyaman di puncak klasemen Liga Inggris 2020/2021. Akan tetapi, pelatih The Citizens Pep Guardiola tidak mau timnya sampai lengah.
Saat ini City telah memainkan 24 pertandingan dengan raihan 56 poin. Mereka unggul 10 poin dari pesaing terdekatnya, Manchester United di posisi kedua yang mengoleksi 46 poin dengan jumlah laga yang sama.
Meski dengan keunggulan selebar itu, Guardiola menegaskan City belum memikirkan gelar sama sekali. Hal itu ia ungkap setelah kemenangan impresif 3-1 atas tuan rumah Everton pada laga tunda pekan ke-16 Liga Inggris 2020/2021 yang dimainkan dini hari tadi.
"Kami di sini bukan untuk mempertahankan keunggulan kami, ini semua tentang tiga poin," kata Guardiola mengomentari kemenangan timnya di Goodison Park, seperti dikutip Daily Mail, Kamis (18/2/2021).
Pelatih plontos asal Spanyol itu menegaskan, masih ada 42 poin yang harus diperjuangkan. Bagi Guardiola, terlalu dini membicarakan juara di pertengahan Februari.
"Sekarang kami beristirahat selama beberapa hari karena ada begitu banyak pertandingan. Yang pasti, perburuan gelar juara Liga Inggris musim ini sama sekali belum usai," celotehnya.
Guardiola mengaku senang dengan tren positif City yang terus berlanjut. Meski demikian, The Citizens tak bisa berlama-lama merayakannya karena sudah harus fokus menghadapi Arsenal akhir pekan ini.
"Tentu hari ini kami akan menikmatinya, tetapi besok sore kami akan mulai memikirkan Arsenal," tuntasnya.
Pasukan Guardiola kini telah memenangkan 17 pertandingan secara bergantian di semua kompetisi.
Baca Juga: Genit, Pep Guardiola Ungkap Ada WAGs Manchester City yang Menyukainya
Hanya dua kali dalam sejarah Liga Inggris, ada tim yang gagal memenangkan gelar setelah mencetak keunggulan poin hingga dua digit.
Berita Terkait
-
Manchester United Siap Lepas Jadon Sancho, Empat Klub Liga Inggris Berminat
-
Gaya Pede Walkot New York Zohran Mamdani Pakai Gamis Arsenal saat Salat Idul Adha
-
Kasper Schmeichel Pensiun, Cedera Bahu Akhiri Karier Sang Legenda Denmark
-
Jadi Manajer Terbaik Liga Inggris 2025/2026, Ini Statistik Mentereng Mikel Arteta
-
Andrew Robertson Incaran Juventus, Strategi Berani Si Nyonya Tua Remajakan Skuad Berpengalaman
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions