Suara.com - Penyerang Liverpool, Sadio Mane mengaku bahwa timnya kini sudah tidak lagi mengejar gelar Liga Premier Inggris karena selisih poin antara The Reds dan pemuncak klasemen Manchester City terlalu besar.
Mane adalah salah satu pemain kunci saat Liverpool meraih gelar liga pertama mereka dalam 30 tahun terakhir pada musim 2020-21, tetapi krisis cedera dan performa buruk telah membuat klub turun ke urutan keenam dalam klasemen sementara musim ini.
Pemain tim nasional (timnas) Senegal itu menegaskan bahwa ia dan rekan satu timnya tidak akan menyerah dan terus memberikan segalanya di setiap pertandingan tersisa, tetapi mengakui bahwa kecil kemungkinan Liverpool untul mempertahankan gelar Liga Premier Inggris.
“Pertama-tama, sebelum akhir musim saya pikir, bukan hanya saya, tetapi setiap pemain di skuat memiliki target. Itu sama untuk klub,” kata Mane dalam sebuah wawancara dengan ESPN, yang dikutip Goal pada Rabu (24/2/2021).
“Target kami dari awal adalah (memenangkan) Liga Champions, Liga Premier Inggris dan juga pertandingan piala. Dan sekarang saya dapat mengatakan bahwa liga Inggris sudah berakhir… jaraknya terlalu jauh."
“Di kepala kami, kepercayaan diri kami, selalu 'tidak pernah menyerah', dan kami tidak akan menyerah, tetapi yang pasti, Manchester (City) adalah tim yang bagus dan mereka melesat.”
“Melampaui empat besar sekarang adalah target utama kami. Namun, Liga Champions juga target utama kami. Untuk memenangkannya, bukan menjadi yang kedua, tetapi itu tidak akan mudah,” lanjut pemain berusia 28 tahun itu seperti dimuat Antara.
“Anda akan menghadapi tim terbaik di Eropa, tetapi kami di sini untuk mengalahkan yang terbaik di dunia. Kami akan melakukan segala kemungkinan untuk maju dan memenangkan Liga Champions.”
Setelah kalah empat dari lima pertemuan terakhir mereka di semua kompetisi, termasuk kekalahan penting di kandang dari rival sekota Everton, Liverpool selanjutnya akan menghadapi Sheffield United pada Senin (1/3/2021), sebelum menjamu Chelsea pada Jumat (5/3/2021).
Baca Juga: Barcelona Vs Elche: Winger Muda AS Konrad de la Fuente Masuk Daftar Koeman
Berita Terkait
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Minat Klub Arab Mulai Meredup, Mohamed Salah Bakal Balik ke Serie A Italia?
-
Sunderland 'Raja Seri' Premier League? Raksasa Sekelas City pun Dipaksa Gigit Jari!
-
Pep Guardiola Sanjung 'Comeback' Rodri, Mampu Ubah Jalannya Pertandingan
-
Mantan Striker Liverpool Resmi Gabung Klub Uni Emirat Arab
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Inter Milan Tunggu Lampu Hijau Cancelo, Al-Hilal Siap Tanggung Sebagian Gaji
-
Profil Marco Ottolini Direktur Olahraga Juventus yang Baru Ditunjuk, Orang Lama Bianconeri
-
Persik Kediri vs Persib Bandung Resmi Digelar di Stadion Brawijaya, Bobotoh Dilarang Datang
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal dan Dani Olmo Siap Tampil di Derby Barcelona
-
Ruben Amorim Tantang Pemain Muda Manchester United Hadapi Atmosfer Panas Elland Road
-
Detik-detik Emosi Donnarumma Meledak Usai City Ditahan Sunderland, Pep Guardiola Turun Tangan
-
Presiden PSG Untuk Ketiga Kalinya Bebas: Kasus Korupsi Nasser Al-Khelafi Gugur di Pengadilan Swiss
-
Rp 21 Triliun! Komisi Agen Pemain 2025 Meledak 90%, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Lothar Matthaus: Jamal Musiala dan Wirtz Kunci Kebangkitan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026
-
Pemerintah Bekukan Timnas Gabon, Pierre-Emerick Aubameyang Lawan Balik