Suara.com - Laga hidup mati antara Barcelona vs Sevilla akan tersaji di Camp Nou. Kamis (4/3/2021) dini hari WIB, Barcelona akan menjamu Sevilla di leg kedua babak semifinal Copa del Rey.
Sebagaimana diketahui, di leg pertama yang berlangsung di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan pada 10 Februari kemarin, Barcelona dipaksa menyerah di kandang Sevilla dengan skor 2-0.
Dengan demikian, untuk bisa membalikkan keadaan Lionel Messi dan kawan-kawan wajib menang minimal dengan skor 3-0. Sementara Sevilla, kalah 1-0 pun akan melenggang ke partai puncak.
Tertinggal selisih dua gol memang berat bagi sebuah tim di fase knockout, tidak terkecuali Barcelona. Namun tim besutan Ronald Koeman punya modal bagus untuk meladeni pasukan Julen Lopetegui di Camp Nou.
Di laga terakhirnya di ajang La Liga pada 27 Februari, El Barca berhasil memenangi pertandingan dengan skor 2-0. Dalam pertandingan yang digelar di Ramon Sanchez Pizjuan akhir pekan kemarin tersebut, dua gol kemenangan Barcelona dicetak oleh Ousmane Dembele dan Lionel Messi.
Statistik pertandingan pun menunjukkan Barcelona mendominasi penguasaan bola sebesar 56 persen. Delapan tembakan berhasil dilepaskan Barcelona sementara Sevilla hanya mampu melepaskan tiga tembakan ke arah gawang.
Fakta tersebut tentunya membuat kepercayaan diri pasukan Blaugrana melonjak, dan yakin bisa menyingkirkan Sevilla.
Barcelona sendiri pernah punya catatan apik atas Sevilla di babak perempat final Copa del Rey 2018/19. Ketika itu, Barcelona yang ditumbangkan Sevilla 2-0 di Pizjuan, berhasil membalikkan keadaan di leg kedua.
Di leg kedua Barcelona pesta gol 6-1 di Camp Nou. Unggul agregat 6-3, Barcelona yang ketika itu ditukangi Ernesto Valverde, melenggang ke semifinal.
Baca Juga: Klasemen Liga Spanyol: Madrid Gagal Gusur Barcelona, Atletico Kian Kokoh
Dengan kata lain, meski saat ini tertinggal agregat 2-0, peluang Barcelona untuk tampil di partai final Copa del Rey musim ini masih terbuka lebar.
Pelatih Barcelona Ronald Koeman pun cukup optimistis menatap pertandingan ini, mengingat para pemain yang sebelumnya dibekap cedera mulai kembali berlatih bersama tim.
"Kami harus agresif sejak peluit kick-off dibunyikan," ujar Koeman usai laga Sevilla vs Barcelona di Pizjuan akhir pekan kemarin.
Di kubu Sevilla, Lopetegui pastinya tidak ingin kehilangan peluang untuk merengkuh gelar pertama di musim ini. Evaluasi dan pembenahan cepat harus dilakukan mantan pelatih Timnas Spanyol dan Real Madrid itu untuk mempertahankan keunggulan agregat timnya saat ini.
Di mata Lopetegui, Sevilla tampil apik ketika menjamu Barcelona di ajang La Liga akhir pekan kemarin. Hanya saja kesalahan individu membuat strateginya mandek.
Kesalahan individu yang dimaksud Lopetegui adalah kurangnya kepercayaan diri para pemain. Di laga 27 Februari kemarin, sejumlah pemainnya ragu ketika harus mengambil keputusan yang terbilang krusial ketika pressing ketat dilancarkan para pemain Barcelona.
Berita Terkait
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
-
Dikaitkan Gabung Barcelona, Agen Pastikan Alessandro Bastoni Bertahan di Inter Milan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia