Suara.com - Timnas Indonesia U-23 diagendakan melakoni pemusatan latihan atau training camp (TC) di luar negeri sebagai persiapan menghadapi SEA Games 2021. Namun, PSSI belum bisa memastikan waktunya kapan.
Menurut Mochamad Iriawan selaku Ketum PSSI, pihaknya masih ingin memantau situasi dan kondisi pandemi COVID-19, sembari melihat roadmap dari pelatih.
"Situasi belum membaik sehingga kami harus melihat kembali 'roadmap' terbarunya," kata Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (2/3/2021).
Untuk sementara, PSSI memutuskan para pemain timnas menjalani TC di Tanah Air.
PSSI tidak mau mengambil risiko karena perjalanan antarnegara membuat skuad rawan terpapar virus penyebab COVID-19, SARS-CoV-2.
"Mereka di sini saja karena kami bisa mengawasi protokol kesehatannya. Kami masih khawatir dengan perjalanan, sementara kalau di Indonesia mereka dapat terus dimonitor," kata Iriawan.
PSSI tadinya berencana menggelar TC di luar negeri seperti di Dubai, Uni Emirat Arab, demi mendapatkan performa maksimal saat SEA Games 2021.
Timnas saat ini melakukan TC di Jakarta pada 8 Februari-6 Maret 2021 yang diikuti oleh 36 pemain.
Skuad Garuda menunaikan dua laga uji coba melawan Tira Persikabo pada Rabu (3/3) dan Bali United pada Jumat (5/3).
Baca Juga: Alasan Timnas U-23 Batal Uji Coba Lawan Argentina dan Pantai Gading
Setelah TC, anak-anak asuh pelatih Shin Tae-yong akan dikembalikan ke klub masing-masing untuk menyiapkan diri berlaga dalam turnamen pramusim Piala Menpora pada 21 Maret-25 April.
SEA Games 2021 dijadwalkan berlangsung pada November-Desember di Vietnam. PSSI menargetkan medali emas sepak bola putra yang terakhir kali diraih pada 1991. (Antara)
Berita Terkait
-
John Herdman Incar Juara FIFA ASEAN Cup, Panggil Pemain Terbaik Timnas Indonesia
-
Bukan GBK, Ini Pertimbangan PSSI Jadikan Pakansari Markas Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Luke Vickery dan Mitchell Baker Jadi WNI, PSSI Tancap Gas Kejar Juara AFF 2026
-
PSSI Nilai Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker untuk Kejar Target 50 Besar FIFA
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pelatih Spanyol Larang Bandingkan Lamine Yamal dengan Lionel Messi Demi Ini
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
-
Timnas Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Dibantai Jepang
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks