Suara.com - Klub Bundesliga Jerman yang tengah mengalami krisis, Schalke 04 hari ini resmi menunjuk Dimitrios Grammozis sebagai manajer alias pelatih kepala kelima mereka di musim 2020/2021 ini.
Pelatih berusia 42 tahun berkebangsaan Yunani-Jerman itu menandatangani kontrak sampai Juni 2022, dan mewarisi tim yang mendekam di dasar klasemen sementara Bundesliga, sembilan poin di bawah zona aman dengan menyisakan 11 pertandingan lagi musim ini.
Schalke sendiri tengah kacau balau setelah pelatih sebelumnya Christian Gross, direktur olahraga Jochen Schneider dan koordinator tim Sascha Riether dipecat awal pekan ini di tengah laporan adanya pemberontakan dari para pemain.
Grammozis menyatakan dia sungguh menantikan tugas barunya ini kendati Schalke cuma memenangkan satu pertandingan liga, serta kalah dalam 16 dari 23 pertandingan Bundesliga musim ini.
Ini adalah tugas kepelatihan pertamanya di Bundesliga setelah tampil 143 kali di Bundesliga sebagai pemain, yakni sebagai gelandang Hamburg, Cologne dan Kaiserslautern.
Grammozis terakhir kali melatih tim divisi dua, Darmstadt, yang dia tinggalkan akhir musim lalu setelah dua tahun dipimpinnya.
Schalke sudah memecat David Wagner, Manuel Baum dan Gross sebagai pelatih kepala mereka di kampanye 2020/2021 ini.
Huub Stevens juga sempat menjadi pelatih interim selama dua hari pada Desember 2020 lalu setelah Baum dipecat.
Pertandingan pertama Grammozis sebagai pelatih Schalke adalah laga sangat penting pada Sabtu (6/3/2021) dini hari WIB melawan Mainz, yang sama-sama terseok-seok di zona degradasi klasemen sementara Bundesliga.
Baca Juga: Manchester United vs AC Milan: Ibrahimovic Urung Comeback ke Old Trafford
"Kami diyakinkan bahwa kami sudah menemukan pelatih baru untuk sepertiga akhir musim ini," kata direktur olahraga Schalke, Peter Knaebel seperti dikutip AFP.
"Kami semua sudah mengetahui situasinya (ancaman degradasi), tetapi sama sekali independen dari itu. Masih ada 11 pertandingan Bundesliga lagi dan kami ingin menyelesaikannya seberhasil mungkin," tukasnya.
Berita Terkait
-
Borussia Monchengladbach Selamat dari Degradasi, Ini Kata-kata Kevin Diks
-
Ukir Sejarah! Kevin Diks Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jabat Ban Kapten di Bundesliga Jerman
-
Indahnya Ramadan 2026 di Bundesliga: Laga Dihentikan, 6 Pemain Muslim Buka Puasa
-
Amin Younes Pilih Bertahan di FC Schalke 04, Fokus Bantu Promosi ke Bundesliga
-
Belum Pensiun, Edin Dzeko Gabung Schalke 04 di Usia 39 Tahun
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia
-
Dulu Menonton Piala Dunia dari Kelas, Kini Lamine Yamal Cetak Gol untuk Spanyol