Suara.com - Keajaiban seakan berpihak kepada Erwin Tumiri, seorang pramugara yang selamat dari kecelakaan pesawat klub Brasil, Chapecoense pada 2016 silam. Terbaru, ia kembali lolos dari maut.
Sebagaimana diketahui, tragedi kecelakaan pesawat yang menimpa klub Brasil, Chapecoense, sempat menggegerkan jagat sepak bola. Sebab, sebagian besar skuat klub meninggal dunia akibat kecelakaan itu.
Ada enam orang selamat dari kecelakaan tersebut, salah satunya pramugara bernama Erwin Tumiri. Ajaibnya, Erwin baru-baru ini kembali jadi korban sebuah kecelakaan bus, tapi dia kembali selamat.
Disadur dari The Sun pada Rabu (3/3/2021), Erwin Tumiri adalah salah satu penumpang di dalam bus yang mengalami kecelakaan di lereng bukit kota Cochabamba, Bolivia.
Kecelakaan itu memakan korban sebanyak 21 orang. Meski memakan banyak korban, Erwin tetap selamat karena tindakan yang dilakukannya sebelum kecelakaan.
"Saya merasa agak mengantuk dan mendengarkan musik di ponsel ketika saya mendengar orang berteriak. Satu-satunya hal yang dapat saya lakukan adalah memegang kursi depan saya, melebarkan bahu dan bersandar ke jendela sehingga saya tidak akan bergerak saat bus berguling," jelas Erwin.
"Saya merasa bus akan terbalik dan itu terjadi. Kami terguling dan ada orang yang tidak berpegangan dan mereka jatuh seperti berada di mesin cuci. Saya tetap sadar dan berhasil keluar dari bus saat berhenti," imbuhnya.
Erwin Tumiri sendiri selamat dan hanya mengalami luka-luka. Dia pun langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan setelah selamat dari kecelakaan bus itu.
Terlepas dari itu, saat Chapecoense sendiri sudah mulai bangkit pasca tragedi kecelakaan pesawat yang terjadi pada 2016 lalu. Chapecoense yang berkompetisi di Serie B Liga Brasil kini berada di puncak klasemen.
Baca Juga: Laga Uji Coba, PSSI Berharap Timnas U-23 Keluarkan Kemampuan Terbaik
Berita Terkait
-
Kecelakaan Pesawat, Presiden Klub dan 4 Pemain Palmas FR Meninggal Dunia
-
Cukur Chapecoense 5-0, Barca Raih Trofi Joan Gamper
-
Mayoritas Pemainnya Tewas, Klub Ini Gelar Rekrutmen Besar-besaran
-
Cerita Messi Jilat Ludah, Hingga Kisah Memilukan Chapecoense
-
Lolos dari Maut, Lelaki Ini "Nggak" Kapok Main Bola
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga
-
MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Perebutkan Gelar Juara di Kudus
-
Cara Elegan Lamine Yamal Bungkam Mulut Pengkritik, Masih Berani Nyinyir?
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Kata-kata Salah Bikin Timnas Mesir Cetak Rekor Piala Dunia 2026
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Pelatih Irak Kelakar Sulit Hentikan Mbappe: Saya Sudah Minta Main dengan Tiga Kiper
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
Francisco Conceicao: Kami Bukan Pelayan Cristiano Ronaldo!
-
Bukayo Saka Kembali Latihan, Timnas Inggris Siapkan untuk Fase Krusial Piala Dunia?