Suara.com - Toni Kroos mengatakan bahwa ia selalu berniat untuk mengakhiri kariernya di Real Madrid.
Kroos menjalani karier yang sukses sejak bergabung dengan Los Blancos dari Bayern Munich pada musim panas 2014. Ia memenangkan tiga trofi Liga Champions dan dua gelar La Liga di antara 13 trofi yang diraihnya.
Gelandang berusia 31 tahun ini mencatatkan 309 penampilan untuk Madrid di semua kompetisi, yang menjadikannya pemain Jerman dengan penampilan terbanyak di Santiago Bernabéu, melampaui Uli Stielike.
Kroos, yang telah mencetak 21 gol sejak pindah ke ibu kota Spanyol, mengatakan bahwa ia bangga bisa disandingkan dengan pemain-pemain Jerman lainnya yang bermain di Real Madrid.
"Ini sesuatu yang istimewa. Ketika Anda melihat pemain Jerman yang pernah bermain di sini, Anda menyadari bahwa mereka adalah nama besar: (Gunter) Netzer, (Bernd) Schuster atau Stielike. Menyalip Stielike, yang merupakan legenda klub, membuat saya sangat senang," ujarnya kepada Real Madrid TV, yang dikutip AS, Sabtu (6/3/2021).
"Ini adalah rekor khusus dan saya senang bisa mencapai titik ini. Seperti yang selalu saya katakan, saya berencana pensiun di sini dan itulah yang akan saya coba lakukan."
Kroos telah mencetak dua gol dan memberikan enam assist dalam 22 penampilan La Liga musim ini, sedangkan ia telah membuat 31 penampilan di semua kompetisi.
Madrid saat ini berada di urutan ketiga klasemen liga Spanyol, terpaut lima poin dari rival sekota sekaligus pemuncak Atletico Madrid jelang derby ibu kota Spanyol pada Minggu malam WIB.
"Saya mencoba memberikan yang terbaik di setiap pertandingan dan setiap umpan yang saya buat yang tidak mencapai rekan setim mengganggu saya," tambah Kroos seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Prediksi Atletico Vs Real Madrid, Big Match Liga Spanyol 7 Maret
"Saya berusaha untuk mencapai kesempurnaan dalam pengertian ini, meskipun Anda tidak pernah bisa menjadi sempurna. Saya mempraktikkannya dan saya telah mengerjakannya terus menerus selama bertahun-tahun."
Madrid asuhan Zidane belum pernah kalah dalam pertandingan liga di Wanda Metropolitano, di mana mereka menang satu kali dan seri dua kali dan tetap menjadi satu-satunya tim La Liga yang tidak terkalahkan di stadion baru Atletico.
Zidane bisa menjadi pelatih Madrid kedua yang menghindari kekalahan dalam empat derby tandang pertamanya melawan Atletico dalam sejarah liga, setelah Luis Molowny pada 1986.
Berita Terkait
-
Mourinho Desak Real Madrid Siapkan Rp1,7 Triliun Demi Bajak Pemain Incaran MU
-
Manchester City Gugat Secara Hukum Calon Presiden Real Madrid Usai Klaim Erling Haaland
-
Erling Haaland Jadi Alat Kampanye Pilpres Real Madrid, Man City Bakal Tempuh Jalur Hukum
-
Klaim Calon Presiden Real Madrid Dibantah, Erling Haaland Tegaskan Setia di Manchester City
-
Erling Haaland ke Real Madrid Jika Enrique Riquelme Jadi Presiden
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Irfan Bachdim Dukung Jepang di Piala Dunia 2026, Yakin Samurai Biru Melaju Jauh
-
Miris! Timnas Jepang Dapat Fasilitas Latihan Bak Tarkam di Piala Dunia 2026, Langsung Pindah
-
Korea Selatan Ingin Ulangi Kesuksesan 24 Tahun Silam di Piala Dunia 2026
-
Mathew Baker Beri Tanggapan Menyentuh Usai Ukir Rekor Debutan Termuda Timnas Indonesia
-
John Herdman Tuai Pujian Usai Berani Mainkan Wonderkid Timnas Indonesia Saat Bungkam Oman
-
Mathew Baker Sampai Kehilangan Kata-kata Sukses Debut Bersama Timnas Indonesia Senior
-
Gagalkan Penalti Oman, Emil Audero Harus Berterima Kasih kepada Elkan Baggott
-
Media Korsel Kaitkan Shin Tae-yong dengan Persija Jakarta
-
Mulai Lancar Bahasa Indonesia, John Herdman: Saya Capek Usai Kalahkan Oman
-
Mathew Baker Pecahkan Rekor Bersama Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi