Suara.com - Manajer RB Leipzig Julian Nagelsmann meminta para pemainnya tidak mengulangi kesalahan yang mereka lakukan di leg pertama ketika menjalani leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Liverpool.
Pertandingan leg kedua akan kembali diungsikan ke Puskas Arena, Budapest, Hongaria, pada Kamis (11/3/2021) WIB, seperti leg pertama karena aturan terkait COVID-19.
Leipzig tiba di Budapest dalam posisi tertinggal, setelah blunder Marcel Sabitzer dan Nordi Mukiele mampu dimanfaatkan Mohamed Salah dan Sadio Mane untuk membukukan kemenangan 2-0, tiga pekan yang lalu.
"Para pemain saya tahu banyak hal tak masuk akal terjadi dalam sepak bola tetapi Anda bisa mengatasinya, kami sudah membuktikan itu," kata Nagelsmann dikutip Antara dari laman resmi Leipzig, Selasa malam.
"Tetapi kami juga tahu itu tugas yang sangat berat untuk dilakukan melawan Liverpool. Kami hanya berusaha berkonsentrasi untuk pertandingan leg kedua, setelah kalah 0-2 di leg pertama," ujarnya menambahkan.
Nagelsmann mengaku jika Leipzig bisa mengatasi keadaan dan membalikkannya menjadi jalan untuk melangkah ke babak selanjutnya tentu itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa dan indah.
Untuk itu ia meminta para pemain Leipzig menyongsong laga dengan mentalitas agresif tetapi rendah hati. "Kami harus melakukan pendekatan berbasis kombinasi antara agresivitas dan kerendahan hati, itu akan menjadi penting," katanya.
"Tentu saja itu tidak akan mudah dilakukan, dan yang harus ditegaskan kami tidak tidak boleh melakukan kesalahan seperti di leg pertama. Kami akan mengerahkan segalanya dan mengeluarkan yang terbaik di lapangan, dengan daya juang, kami ingin menampilkan pertandingan bagus," pungkas Nagelsmann.
Baca Juga: Link Live Streaming Dortmund vs Sevilla
Berita Terkait
-
LOSC Lille: Calvin Verdonk Pemain Indonesia Pertama di Liga Champions
-
Habiskan Rp6 Triliun dalam 3 Tahun, Klub Milik Orang Indonesia Ini Santai Hadapi Ancaman Sanksi UEFA
-
Liverpool Siapkan Tawaran untuk Bradley Barcola, PSG Dikabarkan Bidik Pengganti
-
Liverpool Pertimbangkan Maghnes Akliouche sebagai Alternatif Lebih Murah untuk Bradley Barcola
-
Andoni Iraola Tebar Janji untuk Liverpool: Main Menyerangn dengan Intensitas Tinggi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung