Suara.com - Direktur Utama (Dirut) PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita merespons keputusan Persipura Jayapura, yang menolak tampil di turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Akhmad mengakui pihaknya ada kekurangan sehingga meminta maaf kepada kubu Persipura.
Sebelumnya, pihak Persipura telah menyampaikan pernyataan tidak mau ikut Piala Menpora 2021.
Bukan karena masalah finansial atau kesulitan mengumpulkan pemain, melainkan PT LIB yang merupakan panitia penyelenggara turnamen mereka nilai berlaku tidak adil dan tak profesional.
Akan tetapi, Persipura dan juga PT LIB tidak menjelaskan detail permasalahannya. Sampai dengan saat ini, tim Mutiara Hitam --julukan Persipura-- belum mengubah keputusan mereka untuk absen di turnamen pramusim tersebut.
"Kami masih ada sesuatu hal yang harus dirapikan dari sisi administrasi. Saya sebagai ketua OC (panitia penyelenggara) Piala Menpora bertanggung jawab dan meminta maaf kepada Persipura," tutur Akhmad Hadian Lukita saat dihubungi awak media.
Akhmad pun berharap pihak Persipura segera mengubah keputusannya mereka itu, sebelum Piala Menpora 2021 kick-off 21 Maret. Panitia penyelenggara masih menunggu keputusan Persipura dalam waktu dekat ini buat ikut serta.
Yang menarik, Persipura sendiri tetap diikutsertakan dalam proses drawing fase grup Piala Menpora yang dihelat Senin (8/3/2021) kemarin.
Persipura tergabung di Grup A bersama Barito Putera, PSIS Semarang, Arema FC, serta Tira Persikabo. Seluruh pertandingan Grup A ini akan dilangsungkan di Stadion Manahan, Solo.
"Ini demi semaraknya sepakbola yang akan mulai lagi, Persipura sangat diharapkan bisa ikut. Makanya masih masuk undian. Beberapa hari ini kami masih tunggu Persipura," harap Akhmad Hadian Lukita.
Baca Juga: Arema FC vs PSIS Jadi Laga Pembuka Piala Menpora? Ini Penjelasan PT LIB
Adapun untuk Piala Menpora 2021 akan berlangsung pada 21 Maret sampai dengan 25 April mendatang.
Tag
Berita Terkait
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia
-
Menerka Lawan Argentina di Fase Knock Out: Messi Cs Lawan Uruguay atau Spanyol?
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Piala Dunia 2026 Ubah Wajah Sepak Bola: Dari 2 Babak Jadi 4 Babak, Inovasi atau Ancaman?
-
Jurgen Klopp Semprot Van der Vaart Usai Kritik Pedas Van Dijk di Piala Dunia 2026
-
Cetak Gol Tendangan Roket ke Gawang Irak, Mbappe Selisih 3 Gol dari Messi
-
Lionel Scaloni Blak-blakan: Argentina Lolos ke 32 Besar, Tapi Masih Banyak PR
-
Cristiano Ronaldo Baru 8 Gol, Messi 18 Gol, Miroslav Klose: Selamat Champ!
-
Pelatih Paraguay Serang FIFA: Piala Dunia 2026 Hanya untuk Orang Kaya Esensi Hilang
-
Pengakuan Jujur Lionel Messi Usai Menyandang Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia