Suara.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG) Mauricio Pochettino menegaskan dirinya enggan dibayangi ketakutan atas hantu remontada yang dilakukan Barcelona empat tahun silam jelang leg kedua babak 16 besar Liga Champions antara kedua tim di Parc des Princes pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB).
Remontada adalah istilah yang kesohor disematkan atas keberhasilan Barcelona membalikkan kekalahan 0-4 dari PSG lewat kemenangan 6-1 dalam babak 16 besar Liga Champions 2016/17.
PSG memiliki bekal kemenangan 4-1 dari Camp Nou di leg pertama dan bagi Pochettino yang terpenting adalah para pemainnya tetap fokus dan efisien.
"Saya tidak dikondisikan oleh apa yang terjadi di masa lalu, maupun punya ikatan emosi atas hal tersebut," kata Pochettino.
"Kami harus memainkan pertandingan ini dengan fokus penuh, seperti di leg pertama, kami harus menyerang dan berusaha memenangi pertandingan," ujarnya menambahkan dikutip dari laman resmi PSG, Selasa (9/3/2021) malam.
Lebih jauh, Pochettino ingin para pemainnya melupakan sejenak bekal keunggulan 4-1 di leg pertama dan memasuki pertandingan dengan mentalitas bahwa skor masih 0-0.
"Masih ada 90 menit untuk dimainkan dan Anda harus tetap konsisten. Yang terpenting adalah tetap fokus, efisien dan memilih pendekatan yang tepat," katanya.
"Bagi kami, pertandingan dimulai dalam keadaan 0-0 dan kami harus menang untuk meloloskan diri. Itu pola pikir terbaik yang bisa kami miliki," pungkas Pochettino seperti dimuat Antara.
PSG akan kembali tidak diperkuat Neymar, yang tiga pekan lalu juga absen dalam lawatan ke Camp Nou.
Baca Juga: Prediksi PSG Vs Barcelona: Preview, Skor, Info Skuad dan Head to Head
Sementara Alessandro Florenzi dikonfimasi Pochettino cukup bugar untuk masuk skuad besok, tetapi ia belum menentukan apakah bek sayap itu akan turun sejak awal laga.
Berita Terkait
-
RESMI! Liga Champions Asia Ditunda Buntut Perang AS-Iran
-
Respons Pep Guardiola Soal 4 Pemain Man City Puasa Ramadan Lawan Real Madrid di Liga Champions
-
3 Wakil Inggris vs 3 Klub Laliga, Siapa Lolos ke Perempatfinal Liga Champions?
-
Prediksi Superkomputer Hasil Drawing 16 Besar: Arsenal Favorit Juara, Real Madrid Tersingkir
-
Lawan Bayern Munich di 16 Besar, Atalanta Ogah Gemetar Hadapi Harry Kane Cs
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
Terkini
-
Percaya Diri Tinggi, Ramon Tanque Optimis Raih Kemenangan Lawan Persebaya Surabaya
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan