Suara.com - Parma akhirnya menutup perjalanan 17 pertandingan tanpa pernah menang setelah mengejutkan melibas tamunya AS Roma dengan skor 2-0 di Stadion Ennio Tardini, Minggu (15/3/2021) malam.
Seperti dikutip Antara dari laman football-italia, kedua gol tuan rumah dilesakkan oleh Valentin Mihaila dan Hernani yang memasukkan bola dari tendangan penalti.
Kedua tim tengah menghadapi krisis cedera pemain di mana Roma kehilangan Henrikh Mkhitaryan, Chris Smalling, Jordan Veretout, Juan Jesus dan Nicolò Zaniolo, sedangkan Parma mesti bermain tanpa Gervinho, Riccardo Gagliolo, Andreas Cornelius, Roberto Inglese, Simone Iacoponi, Lautaro Valenti dan Juraj Kucka.
Roma berpeluang mendapatkan penalti setelah Hernani melakukan tekel berbahaya kepada Lorenzo Pellegrini, namun wasit tak melihat pelanggaran itu sebagai penalti.
Alih-alih Parma menciptakan gol pertamanya ketika pemain asal Romania, Dennis Man berlari menyambut umpan panjang dari sektor kanan untuk dia teruskan kepada rekan senegaranya Valentin Mihaila yang sudah tak terkawal dan melepaskan tendangan dari jarak 12 yard.
Luigi Sepe sukses menghalau tendangan voli Stephan El Shaarawy dan tendangan penjuru Lorenzo Pellegrini, namun Giallorossi tetap kesulitan menciptakan peluang.
Ironisnya Parma yang justru nyaris mengubah kedudukan menjadi 2-0 pada awal babak kedua ketika pergerakan cepat Giuseppe Pezzella diakhiri dengan umpan silang ke arah Man namun pemain ini gagal memperdaya kiper AS Roma Pau Lopez.
Tendangan melengkung El Shaarawy hampir menyamakan kedudukan namun membentur kaki lawan sehingga menyamping dari gawang.
Parma kemudian melancarkan serangan balik yang memaksa Roger Ibanez menjatuhkan Graziano Pelle di kotak penalti. Hernani sukses menjadi algojo tendangan penalti dengan memperdaya Pau Lopez yang bergerak ke arah yang salah.
Baca Juga: Hasil Liga Italia: Gol Lautaro Martnez Bawa Inter Taklukkan Torino
Sementara pada pertandingan lainnya, Musa Barrow bermain cemerlang setelah menciptakan satu gol dan satu assist ketika tuan rumah Bologna menghempaskan Sampdoria 3-1 dalam pertandingan Serie A di Stadio Renato Dall'Ara, Minggu malam.
Berita Terkait
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Klub Orang Indonesia Datangkan Pemain Barcelona Andres Cuenca
-
Batal Gabung Manchester United, Ederson Resmi Perpanjang Kontrak di Atalanta hingga 2031
-
Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029
-
Nasib Emil Audero Menggantung di Italia, Hijrah ke Super League Juga?
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan