Suara.com - Inter Milan sukses membawa pulang tiga poin setelah menaklukkan tuan rumah Torino 2-1 di pekan ke-27 Liga Italia. Gol Lautaro Martínez memastikan kemenangan Inter.
Pada laga Torino vs Inter Milan di Olimpico Grande Torino, Romelu Lukaku membuka keunggulan tim tamu dari titik penalti. Namun Torino masih mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat gol Antonio Sanabria.
Lautaro Martinez akhirnya menjadi penentu kemenangan Inter lewat golnya lima menit menjelang laga tuntas. Skuat besutan Antonio Conte pun memenangi laga ini dengan skor 2-1.
Hasil ini membuat Inter semakin kukuh di puncak klasemen Liga Italia dengan 75 poin unggul sembilan poin dari AC Milan di urutan kedua. Sementara Torino berada di urutan ke-18 dengan 20 poin.
Jalannya Pertandingan
Inter Milan sudah menekan sejak menit awal. Pada menit keempat Lautaro Martínez melakukan sundulan menyambut crossing dari Ivan Perisic namun bola masih berada tipis sisi kiri gawang.
Inter masih terus mencoba membuka peluang lewat Lautaro dan Romelu Lukaku. Stefan de Vrij mengancam Torino di menit ke-16 lewat sundulannya namun bola melambung di atas sasaran.
Namun Torino mulai balik menekan Inter. Pada menit ke-29, sebuah sundulan Lyanco masih membentur tiang kanan gawang Inter memanfaatkan umpan tendangan bebas Simone Verdy.
Lagi ancaman dari Torino lewat tembakan kaki kiri Verdi namun bola mlewat sepakan kaki kanannya masih dapat diamankan kiper Samir Handanovic di pojok kiri gawang Inter di menit ke-33.
Ganti Inter menyerang, usaha Achraf Hakimi lewat tembakannya dari luar kotak penalti masih belum tepat sasaran di menit ke-35. Kedua tim masih mencoba membuka peluang.
Baca Juga: Tak Punya Rumah, Eks Striker Inter Milan Pilih Tinggal di Hotel Mewah
Menjelang akhir babak pertama, ancaman dari Nicolò Barella masih melambung di atas gawang. Hingga turun minum belum ada gol yang tercipta dari kedua tim.
Di babak kedua, Inter melanjutkan tekanannya di babak kedua. Sebuah sundulan Milan Skriniar masih melenceng dari sasaran setelah menyambut crossing Marcelo Brozovic.
Menit ke-61, Inter mendapat hadiah penalti setelah Lautaro dilanggar Armando Izzo di kotak terlarang. Lukaku yang menjadi eksekutor melakukan tugasnya dengan baik dan membuat Inter memimpin 1-0
Tertinggal Torino mencoba membalas Inter. Simone Zaza mengancam lewat tembakan kaki kirinya namun masih dapat diblok kiper Samir Handanovic.
Antonio Sanabria akhirnya memanfaatkan dengan baik bola rebound tersebut dan menjaringkan bola lewat sepakan kaki kirinya di menit ke-70 guna menyamakan kedudukan 1-1.
Meski demikian, Inter belum menyerah. Pada menit ke-85, Lautaro sukses menjebol gawang Torino lewat sundulanya menyambut crossing Alexis Sánchez dan membuat Inter unggul 2-1.
Berita Terkait
-
Inter Keliling Dunia! Chivu Bawa Nerazzurri ke Jerman, Hong Kong, Indonesia?
-
Cesc Fabregas Ngelamar Jadi Pelatih Inter dengan Presentasi PowerPoint Berujung Ditolak
-
Antonio Conte Dikabarkan Tinggalkan Napoli usai Musim 2025/2026, Ke Mana?
-
Pengakuan Mengejutkan Lautaro Martinez! Masa Kecil yang Suram hingga Niat Tinggalkan Inter
-
Pesta Gelar Juara Inter Panas! Marcus Thuram Bentangkan Spanduk Tikus Buat Tetangga
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Persija Gagal Juara meski Lebih Garang dari Era 2018, Marko Simic Disinggung
-
Sesumbar Lamine Yamal, Bidik Rekor Hattrick Termuda di Piala Dunia 2026
-
Mikel Arteta Dipuji Ubah Mentalitas Arsenal Jadi Monster Eropa
-
Ogah Terpeleset di Laga Terakhir, Julio Cesar Minta Pemain Persib Bandung Lakukan Ini
-
Pujian Berbisa Luis Enrique: Sebut Mikel Arteta Masterpiece Modern Jelang Final Liga Champions
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa
-
Luis Enrique: Arsenal Terbaik di Dunia Jika Tanpa Bola
-
Nasib Sial Neymar: Dipanggil Brasil ke Piala Dunia 2026, Eh Cedera Lagi!
-
Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!