Suara.com - Pemain keturunan Indonesia-Jerman, Kelana Mahessa, belum lama ini membuat pengakuan bahwa dirinya diajari kata-kata kotor seperti 'goblok' oleh teman sekamarnya saat mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U-19.
Sebagaimana diketahui, Kelana dan adiknya, Luah Mahessa sempat mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 asuhan Shin Tae-yon di Kroasia pada Oktober 2020 lalu. Kelana juga dipanggil lagi ketika timnas melakukan TC di Spanyol pada Januari 2021.
Menariknya setelah mengikuti TC bersama timnas, Kelana sempat menjadi sorotan karena beberapa kali menggunakan kata 'goblok'. Gelandang berusia 20 tahun ini sempat memberikan komentar 'goblok lu' di unggahan kiper Timnas Indonesia U-19, Adi Satryo.
Tak hanya itu, Kelana juga menuliskan keterangan 'goblok gua' di postingan Instagramnya sendiri. Tak ayal, para warganet menyoroti kata umpatan yang digunakan Kelana, meski hal itu dimaksudkan untuk bercanda.
Melalui obrolan bersama Yussa Nugraha, Kelana Mahessa pun akhirnya mengungkapkan bahwa dia diajari kata-kata kotor itu oleh rekan setimnya di Timnas Indonesia U-19, tapi dengan niatan bercanda.
"Oya seseorang mengirimkanku foto dan captionmu adalah goblok gua. Tapi aku pikir itu bercanda, pasti pemain di timnas yang ajarin ke kamu," tanya Yussa Nugraha.
"Iya teman sekamar yang ajarin aku itu. Mereka selalu ingin ajarin kata-kata baru ke aku. Bukan kata-kata normal, tapi mereka ajarin aku kata-kata kotor yang bisa aku bilang ke teman," jawab Kelana.
"Kata-kata bercanda yang sering di pakai di Jakarta, jadi mereka bilang ke aku goblok. Gblok you dan goblok gua. Jadi aku pikir aku akan menggunakan itu di postingan Instagram dan reaksi suporter sangat kaget. Mereka pikir aku anak nakal, tapi itu hanya bercanda," tutup Kelana.
Terlepas dari itu, Kelana saat ini menjadi tumpuan di timnya, Bonner SC yang berkompetisi dalam kasta keempat Liga Jerman. Sejauh ini, Kelana sudah bermain dalam lima pertandingan.
Baca Juga: Pelatih Timnas Portugal Siap Bantu Cristiano Ronaldo Tentukan Masa Depan
Berita Terkait
-
Ipswich Town Pinjamkan Elkan Baggott ke Klub Kasta Kelima Liga Inggris
-
Adi Satryo Tatap Persaingan Internal di Sektor Kiper PSS
-
Witan Sulaeman Bagikan Video Selebrasi saat Radnick Surdulica ke Semifinal
-
Jumlah Follower Lewati Ipswich Town, Elkan Baggott Disorot Media Inggris
-
Pemain Timnas U-19 Komang Teguh Bangga Bergabung Borneo FC
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap