Suara.com - Mantan striker timnas Prancis Thierry Henry mengatakan akan berhenti dari semua media sosial hingga seluruh platform tersebut berbuat lebih banyak untuk mengatasi masalah rasisme dan pelecehan.
Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan kepada 14,8 juta pengikut gabungan di Twitter, Facebook dan Instagram, mantan pemain Arsenal itu mengaku akan menghapus dirinya dari semua media sosial mulai Sabtu.
"Banyaknya rasisme, penindasan dan penyiksaan mental yang diakibatkan (media sosial) terlalu beracun untuk diabaikan," tulis Henry seraya menyerukan "akuntabilitas" dunia maya yang lebih besar.
"Terlalu mudah untuk membuat akun, menggunakannya untuk menindas dan melecehkan tanpa konsekuensi dan tetap anonim."
"Sampai ini berubah, saya akan menonaktifkan akun saya di semua platform sosial. Saya berharap ini segera terjadi," tambah Henry.
Dikutip Antara dari AFP, Sabtu, seperti raksasa teknologi lainnya, Twitter sedang dalam pengawasan ketat karena dianggap memfasilitasi komentar yang bersifat makian terhadap pengguna, biasanya dari akun anonim, dalam postingan yang seringkali rasis atau misoginis.
Henry, pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Prancis, telah lama blak-blakan tentang masalah rasisme dalam sepak bola dan vokal tentang perjuangannya sendiri sebagai pemain kulit hitam.
Sementara itu, Twitter, dalam sebuah pernyataan pekan lalu, mengatakan "tidak ada ruang untuk pelecehan rasis" di platformnya dan pihaknya berupaya untuk menindak pelecehan terhadap pemain sepak bola.
Keputusan Henry untuk keluar dari media sosial itu muncul hanya beberapa hari setelah pengguna lainnya, yakni model Amerika Chrissy Teigen, meninggalkan Twitter terlebih dahulu karena menghadapi pelecehan.
Baca Juga: Latih Barcelona dan Arsenal Jadi Impian Thierry Henry
"Sudah waktunya bagi saya untuk mengucapkan selamat tinggal," tulisnya dalam cuitan, Rabu (24/3), tak lama sebelum menonaktifkan akunnya yang memiliki lebih dari 13 juta pengikut.
"Keinginan saya untuk disukai dan takut membuat orang lain kesal telah menjadikan saya seseorang yang tidak anda inginkan, dan manusia yang berbeda dari yang saya mulai di sini! Hidup dengan baik, tweeters." seru Henry.
Berita Terkait
-
Sisi Lain Piala Dunia 2026: Mengapa Fanwar di Media Sosial Susah Diredam?
-
Berawal dari TikTok, Lagu Masa Depanmu Milik Danil Muzik Raup Jutaan Streaming
-
Mulut Pedas Zlatan Ibrahimovic Bikin Thierry Henry Melongo saat Siaran Piala Dunia 2026
-
Singa di Media Sosial, Anak Kucing di Ruang Kuliah: Mengapa Kita Gagap Menulis Ilmiah?
-
Ronaldo Melempem dan Portugal Loyo, Thierry Henry Sebut Terlalu Egois
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026