Suara.com - Pelatih Madura United Rahmad Darmawan masih menyoroti soal kekurangan timnya yakni efektivitas ketika melakukan penyelesaian saat mendapat peluang di hadapan gawang lawan.
Hal itu, menurutnya tetap akan menjadi evaluasi bagi skuadnya untuk mempersiapkan yang terbaik menjelang liga utama. Madura sendiri harus rela kehilangan tiga poin setelah kalah 1-2 dari Persik Kediri.
"Jujur kita sejauh ini selalu dalam sebuah pertandingan banyak mendapat momen atau peluang-peluang tapi kurang efektif dalam penyelesaian, ini jadi evaluasi," kata pelatih yang akrab disapa RD setelah pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (3/4/2021).
Pada laga menghadapi Persik, Madura memang tampak tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan serangan. Madura mendapat peluang emas salah satunya saat sundulan dari Markho berhasil diblokade bek Persik Dany Saputra.
Selain itu, Bruno Lopes juga mendapat peluang yang berujung gol indah ke gawang Dian Agus pada menit ke 48. Namun gol itu dianulir wasit karena Bruno dianggap terjebak pada posisi offside.
Berbagai peluang lainnya pun didapat oleh Madura hingga menit-menit sisa pertandingan. Namun para pemain depan Madura tak mampu merubah peluang tersebut menjadi skor.
RD pun mengaku akan berkoordinasi dengan manajemen untuk sama-sama melakukan evaluasi setelah melakoni sejumlah laga yang tidak cukup memuaskan.
Karena, kata dia, Madura United perlu sesegera mungkin menyiapkan komposisi dan strategi tim untuk menatap kompetisi liga yang akan segera hadir.
"Kami mengucapkan selamat Persik atas kemenangan pertandingan ini, kita berharap bisa menang, tapi hasil dari Tuhan berkata lain, mungkin kita bisa evaluasi kedepannya," kata RD seperti dimuat Antara.
Baca Juga: Tundukkan Eibar 2-0, Real Madrid Ambil Alih Posisi Barcelona di Klasemen
Berita Terkait
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
8 Pelatih yang Pernah Tangani Persija dan Timnas Indonesia, Terbaru Shin Tae-yong
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil